News Ticker

Dalam 2 Bulan, 30 Miliar Dolar Lebih Uang Venezuela Dicuri dari Rekening Asing

CARACAS – Lebih dari 30 miliar dolar uang Venezuela dicuri dari rekening asing negara itu dalam dua bulan terakhir. Menteri Komunikasi dan Informasi Venezuela, Jorge Rodgriguez, mengatakan hal tersebut kepada para wartawan di Caracas, Minggu (24/03).

“Dalam dua bulan terakhir, lebih dari 30 miliar dolar telah dicuri,” katanya.

Pejabat itu menuduh Washington yang memerintahkan untuk mengambil aset Venezuela.

“Aset, yang dimiliki Venezuela di berbagai bank, sedang ditarik. Ini dilakukan atas perintah langsung dari pemerintahan [Presiden AS Donald Trump],” katanya, sebagaimana dikutip kantor berita TASS.

Pernyataan menteri itu muncul tak lama setelah pemimpin oposisi Juan Guaido, yang menyatakan dirinya sebagai penjabat presiden negara itu pada Januari, mengatakan dalam sebuah wawancara dengan Reuters bahwa “tekanan diplomatik [pada pemerintah negara itu] telah bekerja, tekanan ekonomi dan tekanan pada aset telah bekerja.” “Mereka [pemerintah Maduro] terisolasi, sendirian, mereka berantakan hari demi hari,” tambahnya.

Juan Guaido, pemimpin oposisi Venezuela dan pembicara parlemen, yang penunjukannya pada posisi itu telah dibatalkan oleh Mahkamah Agung negara, menyatakan dirinya sebagai presiden sementara pada rapat umum di ibukota Venezuela, Caracas, pada tanggal 23 Januari. Beberapa negara, termasuk Amerika Serikat, Anggota kelompok Lima (tidak termasuk Meksiko), serta Organisasi Negara-negara Amerika, mengakui dia sebagai presiden.

Presiden incumbent Venezuela, Nicolas Maduro, mengecam tindakan-tindakan ini sebagai upaya kudeta dan mengatakan bahwa ia memutuskan hubungan diplomatik dengan Amerika Serikat.

Sebaliknya, Rusia, Belarus, Bolivia, Iran, China, Kuba, Nikaragua, El Salvador, Suriah, dan Turki menyuarakan dukungan untuk Maduro.

Sebelumnya pada hari Sabtu, pemimpin oposisi mengatakan dalam sebuah postingan Twitter bahwa ia dan para pendukungnya akan terus memprotes sampai Maduro mengundurkan diri. (ARN)

Iklan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: