News Ticker

7 Warga Gaza Terluka dalam Serangan Terbaru Israel

GAZA – Tentara Israel membombardir beberapa daerah di seluruh Jalur Gaza, dimana kemudian kelompok-kelompok perlawanan Palestina merespons dengan menembakkan roket dari wilayah yang dikepung tersebut.

Kementerian Kesehatan Palestina mengatakan setidaknya tujuh warga Palestina terluka dalam serangan terbaru itu.

Sebelumnya, angkatan udara Israel menargetkan kantor pemimpin Hamas Ismail Haniyeh di Gaza.

Israel juga mengerahkan pasukan tambahan di dekat Jalur Gaza. Sebagai tanggapan, pejuang perlawanan Palestina menembakkan 10 roket ke Israel dari Gaza.

Baca: Israel Gempur Jalur Gaza dengan Serangan Udara Selama Beberapa Jam

Belakangan Hamas mengatakan pihaknya telah mencapai gencatan senjata yang ditengahi Mesir dengan Israel.

Sumber-sumber Hamas mengatakan bahwa faksi-faksi Palestina akan terikat padanya jika Israel tidak menyerang.

Agresi baru Israel terhadap daerah kantong pantai itu terjadi setelah pemerintah Tel Aviv sebelumnya mengatakan pada hari Senin bahwa sebuah roket jarak jauh yang diluncurkan dari Jalur Gaza telah menghantam sebuah daerah dekat Tel Aviv di Israel tengah, melukai tujuh orang.

Baca: Tel Aviv Diserang Rudal dari Gaza, Sirene Iron Dome Pertama Kali Dibunyikan dalam 2 Tahun

Serangan dini hari di Mishmeret, sebuah kota pertanian di utara Tel Aviv, terjadi sehari setelah pesawat tempur Israel membom daerah kantong yang dikepung itu menjelang peringatan protes di sepanjang pagar perbatasan Gaza pada akhir pekan.

Kantor Netanyahu mengatakan serangan ini memaksa Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu untuk mempersingkat perjalanannya ke Washington segera setelah bertemu dengan Presiden AS Donald Trump hari Senin.

Seorang pejabat Hamas, yang meminta tidak disebutkan namanya, mengatakan kepada AFP bahwa tidak seorang pun dari gerakan perlawanan, termasuk Hamas, memiliki minat dalam menembakkan roket dari Jalur Gaza ke arah musuh. (ARN)

Iklan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: