News Ticker

MEMALUKAN! Trump Resmi Akui Dataran Tinggi Golan Jadi Milik Israel

WASHINGTON – Menghancurkan konsensus internasional selama beberapa dekade, Presiden AS Donald Trump kini secara resmi mengakui kedaulatan Israel atas wilayah pendudukan di Dataran Tinggi Golan, wilayah perbatasan yang direbut rezim Tel Aviv dari Suriah pada tahun 1967.

Trump menandatangani proklamasi pengakuan kedaulatan Israel atas wilayah Suriah itu pada hari Senin (25/03) ketika Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan menantu serta penasehat Yahudi Trump Jared Kushner berdiri di sisinya, di Gedung Putih, Washington, DC.

Baca: Rusia: Seruan Trump atas Dataran Tinggi Golan Berpotensi Kacaukan Timur Tengah

“Ini adalah waktu yang lama untuk prosesnya. Seharusnya terjadi puluhan tahun yang lalu,” kata Trump.

Trump menyerahkan pena yang ia gunakan untuk tanda tangannya kepada Netanyahu, dan berkata, “Berikan ini kepada orang-orang Israel.”

Beberapa analis melihat pengumuman Trump atas Dataran Tinggi Golan sebagai hadiah kampanye untuk Netanyahu menjelang pemilihan legislatif Israel pada 9 April.

Baca: Velayati: Pernyataan Trump atas Dataran Tinggi Golan Hanya Perkuat Front Perlawanan

Netanyahu menghadapi masa depan yang semakin sulit karena lawan politiknya yang paling besar mengalahkannya dalam popularitas dan seruan memintanya untuk mengundurkan diri dari tuduhan korupsi yang secara efektif dapat mengakhiri karir politiknya.

Netanyahu menyebut pengakuan itu “bersejarah” dan mengatakan kepada Trump setelah ia menandatangani dokumen, “Israel tidak pernah memiliki teman yang lebih baik daripada Anda.”

Ia mengatakan kepada presiden AS itu, “sangat penting bagi saya untuk datang ke sini ke Gedung Putih dan berterima kasih.”

Baca: Suriah Bertekad Rebut Kembali Dataran Tinggi Golan dari Israel

Trump pada hari Kamis sudah menyatakan upayanya untuk mengakui kedaulatan Israel atas wilayah Suriah itu, menandai perubahan dramatis dalam kebijakan AS.

Awal bulan ini, Departemen Luar Negeri AS mengubah deskripsi biasa Dataran Tinggi Golan dari “yang diduduki Israel” menjadi “yang dikuasai Israel” dalam laporan tahunan hak asasi manusia global.

Pengakuan Washington atas wilayah yang diduduki Israel menandai perubahan besar dalam kebijakan AS. PBB menekankan kedaulatan Suriah atas wilayah tersebut.

“Hari ini untuk pertama kalinya dalam 52 tahun, dengan Perdana Menteri Netanyahu di sisinya, presiden AS akan secara resmi mengakui kedaulatan Israel atas Dataran Tinggi Golan,” Wakil Presiden AS Mike Pence mengumumkan sebelumnya pada hari Senin ketika ia berbicara kepada lobi Israel, Komite Urusan Publik Israel Amerika (AIPAC) di Washington, DC. (ARN)

Iklan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: