Amerika

Luksemburg Tolak Permintaan AS Sita Aset Iran

LUKSEMBURG – Pengadilan Luksemburg telah menolak permintaan AS untuk mengkompensasi para korban serangan 11 September 2001 dengan menyita aset Iran, tujuh tahun setelah pengadilan New York mengklaim ada bukti keterlibatan Iran dalam insiden itu.

Reuters melaporkan bahwa Pengadilan Luksemburg mengatakan pada hari Rabu, tidak ada dasar dalam hukum internasional untuk menegakkan putusan AS pada tahun 2012 untuk mengklaim aset Iran yang disimpan dengan clearing house yang berbasis di Luksemburg.

“Aturan yang menjadi dasar pengadilan AS untuk menghapus kekebalan yurisdiksi tidak sesuai dengan hukum internasional publik dan tidak dapat diterapkan dalam konteks kasus Luksemburg,” kata pengadilan dalam sebuah pernyataan.

Baca: Professor, Aktivis dan Politisi AS Siap Dijadikan Saksi Bela Iran Soal 9/11

Kembali pada tahun 2012, pengadilan New York mengklaim ada bukti yang menunjukkan bahwa Iran memberikan “dukungan material dan sumber daya” untuk operasi al-Qaeda yang melakukan serangan.

Pengadilan New York memberikan ganti rugi kepada penggugat lebih dari 7 miliar dolar. Iran sendiri telah membantah dengan keras ada kaitan dengan al-Qaeda atau keterlibatan dalam serangan 9/11.

Meski begitu, Pengadilan Luksemburg belum memutuskan apakah 1,6 miliar dolar aset Iran yang dibekukan di negara Eropa itu dapat dikembalikan ke Iran.

Baca: Tak Terkait 9/11, AS Tuntut Iran Bayar Ganti Rugi 6 Miliar Dolar

Iran mengatakan “sama sekali tidak adil” bagi pengacara AS untuk mencoba merebut aset luar negeri sebagai kompensasi bagi para korban serangan 11 September 2001. (ARN)

Comments
To Top
%d blogger menyukai ini: