Eropa

Analis: Islamofobia Dominasi Partai Konservatif Inggris

LONDON – Seorang analis politik senior dari London mengatakan bahwa Islamofobia telah mendominasi Partai Konservatif yang berkuasa di Inggris, dimana saat tumbuh kekhawatiran bahwa di antara mereka yang benar-benar memiliki Islamofobia kini mendekati posisi kepemimpinan Negara.

“Partai Konservatif sangat dominan Islamofobia; Mereka adalah Islamofobik yang sangat terbuka, sampai-sampai beberapa individu berlatar belakang Muslim seperti Sajid Javid yang adalah Menteri Dalam Negeri, juga telah bertindak sangat diskriminatif terhadap Muslim,” kata Massoud Shadjareh dalam sebuah wawancara dengan Press TV pada hari Sabtu (30/03) kemarin.

Mengomentari peringatan baru-baru ini tentang Menteri Lingkungan Hidup Inggris Michael Gove dan peluangnya yang meningkat untuk menjadi perdana menteri berikutnya, Shadjareh mengatakan bahwa anggota parlemen Konservatif ini cukup dikenal karena pandangan negatifnya terhadap umat Islam.

Baca: Analis: Media Islamofobia Bertanggung Jawab atas Serangan Teror Selandia Baru

“Michael Gove adalah semacam neocon di Partai Konservatif, pandangannya tentang umat Islam sangat dikenal publik dan tidak terlalu positif … dia dalam banyak hal adalah seorang Islamofob sejati,” kata Shadjarah.

Analis itu menegaskan, bagaimanapun, bahwa suasana umum di Partai Konservatif dan pendekatannya terhadap kaum Muslim mengkhawatirkan.

“Saya pikir apa yang benar-benar mengkhawatirkan bukan hanya karena beberapa orang yang Islamofobia di Partai Konservatif tetapi seluruh Partai Konservatif, Partai Konservatif, terutama dalam beberapa tahun terakhir, telah didominasi oleh neocon dan mereka yang melihat Muslim sebagai orang lain.”

Baca: Zionis Dibalik Industri Islamofobia Multi Milyar Dolar

Pakar itu mengatakan bahwa mengangkat individu seperti Gove atau Javid yang adalah islamofob senior tidak akan menyelesaikan masalah meningkatnya kejahatan rasial terhadap Muslim di Inggris dan negara-negara lain.

“Kita sekarang hidup di lingkungan kebencian yang telah diciptakan oleh politisi dan media … lingkungan ini sangat beracun dan orang-orang terpengaruh olehnya,” kata Shadjarah, menambahkan, “Kenyataannya adalah bahwa lingkungan kebencian ini perlu ditangani. Kita perlu menciptakan … lingkungan yang sehat di mana menjelekkan komunitas Muslim menjadi tidak dapat diterima. (ARN)

Comments
To Top
%d blogger menyukai ini: