News Ticker

Hamas: Peta Baru Palestina Buatan AS Hanya Ilusi Israel

Arrahmahnews.com, YERUSALEM – Gerakan perlawanan Hamas mengatakan bahwa peta Palestina yang diklaim dibuat oleh pemerintahan Presiden AS Donald Trump di bawah “kesepakatan abad ini” hanya mewakili “ilusi” yang lama dikejar oleh Israel.

“Peta baru Palestina yang diusulkan sebagai bagian dari kesepakatan abad ini Trump, tidak peduli benar atau tidak, hanyalah ilusi yang sedang diburu oleh pendudukan Israel. Peta Palestina yang bersejarah ada di hati kami dan generasi berikutnya akan mewarisinya dengan gen mereka, “kata anggota Biro Politik Hamas, Husam Badran, pada Hari Sabtu (06/04).

Baca: Menantu Trump Kunjungi Raja dan Putra Mahkota Saudi Bahas Kesepakatan Abad Ini

Ia juga menekankan hak rakyat Palestina untuk kembali ke kampung halaman mereka, dari mana mereka dipaksa pergi sejak tahun 1948, dengan mengatakan bahwa mereka akan mempertahankan tanah mereka di tengah tantangan demi tantangan.

Terbongkarnya Rincian Kesepakatan Abad ini Trump

Reaksi oleh Badran muncul setelah sebuah laporan mengungkap rincian baru tentang “kesepakatan” Trump.

Harian berbahasa Arab Libanon al-Akhbar melaporkan pada hari Jumat bahwa apa yang disebut “kesepakatan abad ini” tersebut akan membuat Trump mendorong Yordania untuk menyerap satu juta pengungsi Palestina dengan imbalan bantuan keuangan 45 miliar dolar. Pemberian kewarganegaraan kepada para warga Palestina itu akan terjadi secara bertahap, dengan jumlah pengungsi terbesar yang akan diambil pada saat itu adalah 300.000”. Laporan Al-Akhbar selanjutnya menambahkan bahwa warga Gaza yang tinggal di Yordania juga akan dimasukkan dalam proses tersebut.

Trump juga akan meminta Mesir untuk memberikan kewarganegaraan kepada para pengungsi Palestina dengan imbalan 65 miliar dolar, menurut laporan itu.

Baca: Lavrov: Kesepakatan Abad Ini Trump Hancurkan Upaya Perdamaian Timur-Tengah

Ia selanjutnya akan mengusulkan agar Lebanon menyerap sebagian dari populasi pengungsi Palestina.

Laporan itu juga mengatakan bahwa rencana AS tentang konflik Israel-Palestina mengusulkan pembentukan konfederasi tripartit antara Israel, Yordania, dan Otoritas Palestina untuk tujuan spesifik dan terbatas.

Ini sementara Presiden Palestina Mahmoud Abbas telah menolak rencana perdamaian karena dikatakan sangat mendukung rezim Israel. (ARN)

Iklan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: