NewsTicker

Lebih dari 450 Pengungsi Tinggalkan Kamp Rukban dalam 24 jam Terakhir

SURIAH – Lebih dari 450 pengungsi meninggalkan kamp Rukban di Suriah, melalui koridor kemanusiaan dalam 24 jam terakhir, Mayor Jenderal Viktor Kupchishin, kepala pusat rekonsiliasi Rusia untuk Suriah, mengatakan pada hari Kamis.

“Sebanyak 459 pengungsi meninggalkan kamp Rukban melalui koridor kemanusiaan yang disediakan dalam 24 jam terakhir”, kata Kupchishin pada jumpa pers harian. Jenderal Rusia menambahkan bahwa hampir 2.300 orang telah meninggalkan kamp dan mencapai wilayah yang dikuasai oleh pihak berwenang Suriah sejak 19 Februari 2019.

Rusia dan Suriah telah berulang kali mencoba menarik perhatian masyarakat internasional terhadap kondisi menyedihkan di kamp itu, yang menampung lebih dari 40.000 orang terlantar di dalam negeri, yang kebanyakan wanita dan anak-anak. Baik Moskow maupun Damaskus mengkritik Amerika Serikat karena keengganannya mengizinkan pengungsi meninggalkan kamp, ​​yang terletak di zona yang dikuasai AS di dekat pangkalan militernya yang tidak sah di Al-Tanf.

Duta Besar Rusia untuk PBB Vassily Nebenzia mengatakan pada pertemuan Dewan Keamanan PBB pada hari Selasa bahwa Moskow bermaksud untuk melanjutkan negosiasi dengan PBB, Amerika Serikat dan Yordania di kamp pengungsi Rukban.

Nebenzia menegaskan bahwa puluhan ribu orang yang terlantar di kamp ditahan dalam kondisi yang tidak dapat diterima dan sebagian besar dari mereka ingin meninggalkan pemukiman dan kembali ke tempat asal mereka.

Rusia, catat Duta Besar, telah membuka dua koridor kemanusiaan untuk memungkinkan perjalanan para pengungsi dari Rukban ke tempat-tempat tinggal yang dipilih, termasuk Latakia, Homs, Palmyra, pinggiran kota Damaskus dan Aleppo.

Pada hari Minggu, Menteri Luar Negeri Yordania Ayman Safadi mengatakan Amman siap untuk bekerja sama dengan Rusia dan Amerika Serikat dalam format bilateral dan trilateral untuk mencapai kesepakatan mengenai pemukiman kembali penduduk kamp Rukban. [ARN]

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: