NewsTicker

Pemimpin Militer Sudan Mundur Sehari Pasca Kudeta

KHARTOUM – Pria yang memimpin kudeta militer Sudan, mengundurkan diri satu hari setelah mengusir pemimpin lama bangsa itu, Omar Al-Bashir.

Menteri Pertahanan Sudan, Awad Ibn Auf, mengatakan bahwa ia mengundurkan diri sebagai kepala dewan militer transisi negara itu.

Ibn Ouf berkata: “Saya, kepala dewan militer, mengumumkan bahwa saya mundur dari jabatan itu,” menjelaskan bahwa ia mengambil keputusan ini untuk menjaga kesatuan angkatan bersenjata.

Dalam pidato yang disiarkan di televisi pemerintah, Ibnu Auf mengatakan bahwa Letnan Jenderal Abdel Fattah Abdelrahman Burhan akan menjadi kepala baru dewan militer transisi.

Baca: Analis: Runtuhnya “Khilafah” Sudan

Ribuan pengunjuk rasa yang gembira merayakan di jalan-jalan setelah Ibn Auf membuat pengumuman ini.

Ini mungkin tidak cukup untuk memuaskan aktivis pro-demokrasi yang telah menyerukan pemerintahan rakyat dan reformasi luas, tetapi hal ini dianggap sebagai pertanda positif.

Ibn Auf adalah tokoh kontroversial, masuk daftar hitam oleh Washington karena perannya sebagai kepala intelijen militer dan keamanan militer selama konflik Darfur. Ia telah menjadi menteri pertahanan sejak 2015 dan dipromosikan pada Februari oleh Bashir sebagai calon wakil presiden. (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: