News Ticker

Iran Jawab Tuduhan Pompeo: AS yang Harus Stop Campuri Urusan Venezuela

TEHERAN – Iran mengecam tuduhan Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo bahwa Teheran ikut campur dalam urusan internal Caracas, mengatakan Washington adalah pihak yang harus berhenti mencampuri urusan di Venezuela dan berhenti menargetkan negara itu dengan “terorisme ekonomi”.

Pernyataan itu dibuat oleh Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Seyyed Abbas Mousavi, yang menggambarkan klaim itu sebagai “konyol” dalam pernyataan hari Minggu (14/04).

Komentar itu muncul setelah Pompeo mengklaim bahwa Iran memiliki keberadaan finansial di Amerika Selatan tersebut.

Baca: Pompeo Ancam Sanksi Mesir Jika Beli Jet Tempur Su-35 Rusia

“AS telah menjarah cadangan devisa Venezuela senilai 30 miliar dolar, menargetkan negara Venezuela dengan terorisme ekonomi, meminta mereka untuk melakukan kerusuhan terhadap pemerintah mereka yang sah atau menghadapi kelaparan,” ujar Mosavi menanggapi tuduhan ini.

Mousavi sangat mengutuk AS karena campur tangan “terang-terangan” seperti itu dalam urusan internal Venezuela, dan berkata, “AS di bawah Trump berusaha mengubah Amerika Latin menjadi halaman belakangnya, sama seperti di abad ke-19. Namun, negara-negara di dunia, terutama orang-orang Amerika Latin, telah sadar dan roda waktu tidak akan bergerak mundur. ”

Mousavi mengatakan bahwa sekelompok ahli Iran saat ini tengah berusaha untuk “meningkatkan sistem air dan listrik di Venezuela” atas permintaan pemerintah negara itu.

Baca: Nasrallah: Pompeo Pembohong! Seluruh Pernyataannya Berisi Kebohongan

Pada Hari Sabtu, Pompeo mengatakan kepada VOA bahwa uang Iran masih berada di Amerika Selatan yang digunakan untuk tujuan memfitnah, mendukung Hizbullah, mendukung organisasi kejahatan transnasional, mendukung upaya terorisme di seluruh kawasan.

“Ini adalah campur tangan Iran di Amerika Selatan. Itu bukan demi kepentingan terbaik rakyat Amerika Selatan, dan Amerika Serikat siap (untuk ini),” tambahnya.

Pompeo berbicara saat singgah di Paraguay dalam perjalanan yang Washington katakan akan fokus pada perkembangan di Venezuela. (ARN)

Iklan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: