News Ticker

PBB: Pihak-pihak Yaman Setujui Rencana Penarikan Pasukan dari Hodeidah

HODEIDAH – Pejuang Yaman Houthi Ansarullah dan tentara bayaran Arab Saudi yang setia kepada mantan pemerintah, telah menyetujui rencana terperinci untuk penarikan awal pasukan dari kota pelabuhan strategis Laut Merah Hodeidah. Utusan khusus PBB untuk Yaman mengatakan hal ini.

Martin Griffiths mengatakan kepada Dewan Keamanan PBB pada hari Senin (15/04) bahwa perjanjian untuk tahap pertama penarikan dicapai setelah negosiasi antara pihak-pihak yang bertikai dan Jenderal Denmark Michael Lollesgaard, kepala operasi PBB, memantau gencatan senjata dan perjanjian penarikan yang dicapai di Swedia pada Desember 2018.

Baca: Jet Tempur Saudi Kembali Serang Kapal-kapal Nelayan Hodeidah

“Kedua pihak kini telah menerima rencana pemindahan yang terperinci,” kata Griffiths melalui konferensi video dari ibukota Yordania, Amman.

Ia mengatakan bahwa dirinya telah menerima jaminan dari pemimpin Ansarullah, Abdul-Malik al-Houthi, ketika mereka bertemu di Sana’a minggu lalu bahwa pasukan Houthi akan mendukung kesepakatan itu.

“Mari kita perjelas bahwa kapan, dan saya berharap kapan dan tidak jika, pemindahan ini terjadi, hal ini akan menjadi penarikan pasukan sukarela pertama dalam konflik yang panjang ini,” kata Griffiths.

Di tempat lain dalam sambutannya, pejabat PBB itu mengatakan bahwa ia telah meletakkan dasar untuk negosiasi yang lebih luas guna mengakhiri kampanye mematikan yang dipimpin oleh rezim di Riyadh melawan Yaman. “Kita semua perlu melihat kemajuan nyata di Hudaydah sebelum bergerak untuk fokus pada solusi politik.” (ARN)

Iklan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: