News Ticker

Tulisan Pedas Netizen Ke Kelompok Anti Jokowi “Aneh Tapi Banyak yang Percaya”

Tulisan Pedas Netizen Ke Kelompok Anti Jokowi Jokowi bukan antek asing

Arrahmahnews.com, JAKARTA – Tersebarnya isu bahwa Jokowi antek asing, anti adzan, anti ulama, anti Islam dan keluarga PKI oleh kelompok oposisi tak menyurutkannya bekerja, bahkan isu-isu negatif itu di jawab dengan kerja nyata tanpa pernah Lelah.

Ada tulisan menarik dari seorang netizen Muhsin Labib yang menjawab itu semua “ANEH TAPI BANYAK YANG PERCAYA”, berikut tulisannya:

Baca: Jokowi: Jangan Suka Fitnah Antek Asing Padahal Dia Sendiri Antek Asing

Aneh! Banyak yang terpengaruh oleh fiksi PKI tapi mengabaikan fakta pemecatan terkait kerusuhan dan pelanggaran HAM.

Aneh! Banyak yang percaya isu antek asing tapi mengabaikan fakta pengambil-alihan saham mayoritas freeport.

Aneh! Banyak yang percaya orang berkendara mobil berharga milyaran bicara tentang rakyat tapi menentang sosok asli rakyat, bukan anak dan menantu pejabat.

Aneh! Banyak yang percaya isu penghapusan azan tapi melupakan pernyataan dukungan pemindahan kedubes Australia ke Jerussalem.

Aneh! Banyak yang percaya tudingan tidak tegas, tapi abai terhadap fakta pembubaran Petral yang tak dilakukan pendahulunya.

Baca: Yusuf Muhammad: Jokowi Buru Harta Para Mafia dan Koruptor di Luar Negeri

Aneh! Banyak yang menentang dengan alasan patuh kepada ulama tapi mengabaikan fakta pengabaian usulan ulama.

Aneh! Banyak yang menuduh orang yang didukung ormas Islam tebesar sebagai anti Islam tapi mengelu-elukan orang yang mencampur aduk semua keyakinan seakan menganut semua agama.

Aneh! Banyak yang percaya dongeng rencana pengesahan nikah sejenis tapi mengabaikan fakta penetapan hari nasional santri.

Aneh! Banyak yang percaya isu antek aseng tapi mengabaikan fakta feodalisme dan borjuisme dengan kekayaan yang tak terhitung.

Baca: Jokowi: Setiap Ketemu Ulama, Hati Saya Selalu Damai

Aneh! Banyak mengeluhkan ekonomi sulit tapi menentang pembangunan infrastruktur yang jadi syarat perbaikan ekonomi.

Aneh! Banyak yang percaya fitnah kriminalisasi ulama tapi mengabaikan fakta penerbitan SP3.

Aneh! Banyak yang percaya retorika patriotisme dengan jet pribadi tapi mengabaikan fakta blusukan tanpa jargon patriotisme.

Aneh! Banyak yang mengira tak didukung habib tapi mengabaikan fakta kedekatan dengan super habib Lutfi bin Yahya.

Aneh! Banyak yang mengaku menjunjung budaya ketimuran tapi menggilai prilaku kasar, umpatan dan ujaran kebencian. (ARN)

Iklan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: