News Ticker

13 Orang Ditangkap Pasca Delapan Ledakan di Sri Lanka

SRI LANKA – Pihak berwenang Sri Lanka telah menahan 13 orang sehubungan dengan serangkaian ledakan mematikan yang menewaskan lebih dari 200 orang pada 21 April, penyiar News 1 melaporkan.

Kuil Santo Anthony di distrik Kochchikade di Kolombo dan Gereja Santo Sebastian di Negombo telah dilanda ledakan, serta Gereja Sion di kota Batticaloa. Channel News1 TV melaporkan bahwa korban tewas telah meningkat menjadi 215, sementara 450 lainnya terluka, dan menambahkan bahwa layanan Paskah di Kolombo telah ditiadakan.

“Saya telah memberikan instruksi untuk mengambil tindakan tegas terhadap orang-orang yang bertanggung jawab atas konspirasi ini”, kata Presiden Maithripala Sirisena, seperti dikutip oleh surat kabar Daily Mirror Sri Lanka.

BacaSri Lanka Berdarah! Ledakan Gereja dan Hotel Tewaskan Ratusan Jemaat.

Juru bicara kepolisian Ruwan Gunasekera mengatakan bahwa yang terluka telah dievakuasi sementara pasukan keamanan menutup daerah itu untuk melakukan operasi pencarian.

Tidak ada organisasi yang mengklaim bertanggung jawab atas serangan itu.

Menurut Al Jazeera, ledakan terjadi hampir bersamaan, dengan yang pertama di Kolombo, dan dua lainnya terjadi dalam waktu setengah jam.

Sumber di kepolisian mengatakan kepada AP bahwa pihak berwenang mencurigai setidaknya dua ledakan disebabkan oleh pelaku bom bunuh diri.

“Sec Defense dan saya di gereja Kochchikade. Juga di ShangriLa n Kingsbury. PM sedang dalam perjalanan dari Bentota. Pertemuan darurat digelar dalam beberapa menit. Operasi penyelamatan sedang berlangsung”, Menteri Reformasi Ekonomi dan Distribusi Publik Sri Lanka Harsha De Silva menulis di Twitter, dan menegaskan bahwa ada warga asing di antara mereka yang tewas dalam ledakan itu. “Harap tetap tenang dan di dalam rumah”, tambahnya.

Sekitar 1,2 juta atau 6 persen dari populasi Sri Lanka adalah beragama Katolik, sementara negara itu sebagian besar beragama Budha. Pada tahun 1995, pada sebuah upacara di Kolombo, Paus Yohanes Paulus II membeatifikasi misionaris pendahulunya Pastor Joseph Vaz yang dikenal sebagai Rasul Ceylon. [ARN]

Iklan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: