News Ticker

Operasi Pasukan Khusus Irak Bunuh 7 Pemimpin ISIS

BAGHDAD – Pasukan keamanan Irak pada hari Minggu membunuh tujuh pemimpin kelompok militan ISIS di provinsi timur Diyala, kata sumber keamanan.

Pasukan gabungan dari dinas intelijen Irak dan Layanan Anti-Terorisme melakukan operasi serangan udara di tempat persembunyian ISIS di pegunungan Himreen, sekitar 65 km sebelah timur ibukota provinsi Baquba, Sadiq al-Husseini, kepala komite keamanan di dewan provinsi Diyala, mengatakan kepada Xinhua.

Operasi tersebut mengakibatkan terbunuhnya tujuh pemimpin ISIS di Diyala, termasuk Abu Idris, yang merupakan pukulan besar terakhir terhadap kelompok ekstremis di provinsi itu, kata al-Husseini.

Para pemimpin yang terbunuh adalah dalang di balik kekerasan ISIS dan serangan teroris di provinsi itu, kata al-Husseini, dan menambahkan operasi yang dilakukan oleh pasukan keamanan terbilang sulit karena para pemimpin ISIS bersembunyi di daerah-daerah terjal dan di dalam tempat persembunyian bawah tanah.

BacaSurat ISIS Ungkap Abu Bakr Al-Baghdadi Masih Hidup.

Awal bulan ini, pasukan keamanan Irak melancarkan serangan sporadis sebagai bagian dari operasi skala besar untuk memburu gerilyawan ISIS yang bersembunyi di pegunungan Himreen, membunuh banyak gerilyawan ekstremis dan menghancurkan banyak tempat persembunyian mereka.

Meskipun berkali-kali operasi militer di Diyala, beberapa gerilyawan ISIS masih bersembunyi di beberapa daerah bebatuan di dekat perbatasan dengan Iran, dan di daerah-daerah luas yang membentang dari bagian barat provinsi itu ke jajaran gunung Himreen di utara Baquba.

Situasi keamanan di Irak membaik secara dramatis setelah pasukan keamanan Irak sepenuhnya mengalahkan gerilyawan ISIS di seluruh negeri pada akhir 2017.

Sisa-sisa ISIS, sejak itu melebur di daerah perkotaan atau beralih ke gurun dan daerah tandus sebagai tempat yang aman, sering melakukan serangan gerilya terhadap pasukan keamanan dan warga sipil. [ARN]

Iklan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: