News Ticker

Aktivis Lindungi Kedubes Venezuela di Washington dari Pengambilalihan Guaido

  • houthi
  • Kapolri: Istri Teroris Abu Hamzah Yakin Bom Bunuh Diri Jalan Cepat ke Surga
  • Joko Widodo
  • Persamaan PKS dan PKI
  • DPD PKS Langkat
  • Zara Zettira
  • Saudi Sebut Feminisme sebagai Ekstremis, Teroris sebagai Mujahidin
  • Makar
  • Poster Trump

Arrahmahnews.com, WASHINGTON – Anggota kelompok aktivis AS bersedia mengambil risiko ditangkap untuk melindungi Kedutaan Besar Venezuela di Washington agar tidak diambil alih oleh pejabat dari pemimpin oposisi Juan Guaido yang mengklaim diri sebagai presiden Venezuela.

“Tujuan utama adalah untuk menghentikan pengambilalihan Kedutaan Besar oleh oposisi, pemerintah palsu yang coba diajukan oleh Presiden Trump sebagai bagian dari kudeta … Kami berencana untuk tinggal, kami berencana untuk melawan, kami akan mengambil risiko ditangkap jika perlu ,” ujar Zeese, seorang pengacara dan aktivis, kepada Sputnik pada hari Selasa (23/04).

Kelompok aktivis Perlindungan Kolektif Kedutaan telah tinggal di dalam Kedutaan Besar Venezuela di Amerika Serikat selama dua minggu terakhir bekerja dengan para diplomat yang diperintahkan untuk pergi pada 24 April.

Baca: Majelis Konstituante Venezuela Resmi Cabut Hak Imunitas Guaido

Zeese mengatakan bahwa Hari Kamis adalah hari di mana polisi dan mungkin tokoh-tokoh oposisi mencoba menguasai kedutaan. Kelompok itu, lanjutnya, berencana untuk membuat orang-orang di luar Kedutaan melakukan protes dan juga di dalam Kedutaan Besar untuk menentang.

“Perserikatan Bangsa-Bangsa masih mengakui pemerintah Maduro. Jadi mereka adalah pemerintah sah Venezuela yang diakui oleh dunia …. yang membuatnya keterlaluan adalah bahwa Amerika Serikat akan mengambil alih Kedutaan Besar ini. Sangat penting bagi kredibilitas tindakan ini bahwa mereka adalah Pemerintah yang diakui PBB,” ujar Zeese menjelaskan bahwa inilah alasan mengapa hingga kini pemerintahan Madurolah yang memang seharusnya memegang kendali atas kedutaan.

Zeese mengatakan kelompok aktivis itu telah melakukan kontak dengan Kementerian Luar Negeri Venezuela dan mendapatkan izin mereka untuk tinggal di Kedutaan Besar sebelum tiba dua minggu lalu. Para aktivis terus berkomunikasi dengan staf Kedutaan Besar Venezuela dan berencana untuk tetap berhubungan setelah kepergian para diplomat. (ARN)

Iklan
  • Bendera Hitam
  • #Khilafah
  • Cuitan Ace Hasan
  • John Paul
  • Bendera Teroris Suriah
  • Ojek Online
  • Jokowi
  • Sidang MK
  • Lukas Enembe

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: