News Ticker

Hizbullah Kutuk Eksekusi Massal Saudi, dan Menuntut AS Bertanggung Jawab

LEBANON – Gerakan perlawanan Hizbullah Lebanon menyesalkan eksekusi massal yang dilakukan oleh Arab Saudi atas warganya, dan mengatakan bahwa AS terlibat dalam “kejahatan keji” yang dilakukan oleh rezim Riyadh terhadap orang-orang yang mencari kebebasan.

Dalam sebuah pernyataan yang dirilis pada Rabu malam, Hizbullah menyatakan solidaritas dan simpati kepada keluarga dari 37 warga Saudi, yang dipenggal secara brutal.

Ia juga “dengan tegas mengutuk kejahatan keji yang dilakukan oleh rezim Saudi terhadap puluhan warga sipil tak berdosa, yang hanya terlibat dalam pencarian hak atas kebebasan dan kebebasan berbicara.”

AS adalah “mitra utama” dalam kekejaman rezim Saudi, kata kelompok perlawanan itu, dan mendesak kelompok-kelompok hak asasi manusia untuk menekan pemerintah mereka agar mengekspos peran Saudi dalam menciptakan kelompok-kelompok teroris.

“AS bertanggung jawab karena telah melindungi dan mensponsori rezim Saudi,” tambah Hezbollah.

Hezbullah lebih lanjut mengecam keheningan internasional yang “mencurigakan” atas kejahatan yang dilakukan oleh rezim Saudi dan proksi yang diilhami Wahhabi di seluruh dunia.

Pada hari Selasa, Kementerian Dalam Negeri Saudi mengumumkan bahwa mereka telah mengeksekusi 37 warga negara atas tuduhan yang belum terbukti “ekstremis, ideologi teroris dan membentuk sel-sel teroris untuk merusak dan mengganggu keamanan, serta menyebarkan kekacauan dan menyebabkan perselisihan sektarian.”

Setidaknya 33 dari korban adalah minoritas Syiah Arab Saudi, menurut Human Rights Watch.

Eksekusi massal itu memicu kecaman luas di tengah laporan bahwa hukuman tersebut didasarkan pada persidangan yang tidak adil dan bahwa pengakuan diekstraksi melalui penyiksaan.

Pemenggalan ini adalah yang terbesar di Arab Saudi sejak Januari 2016, ketika 47 orang dieksekusi dalam satu hari, termasuk ulama Syiah yang blak-blakan mengkritik rezim Al Saud, Sheikh Nimr Baqir al-Nimr. [ARN]

Iklan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: