News Ticker

Rouhani: Iran akan Buat Amerika Bertekuk Lutut

Arrahmahnews.com, TEHERAN – Presiden Iran Hassan Rouhani mengatakan bahwa rencana AS untuk menekan ekspor minyak Iran ke nol tidak akan pernah terwujud. Ia menggarisbawahi bahwa negaranya akan membuat Amerika bertekuk lutut.

Dalam pidatonya pada acara Hari Selasa (30/04) yang diadakan di Teheran untuk memperingati Hari pekerja Iran, Rouhani mengatakan bahwa Iran akan terus mengekspor minyak mentah meskipun ada tekanan dari AS.

“Republik Islam tidak akan pernah membiarkan AS melakukan keputusan “salah” untuk menekan ekspor minyak menjadi nol,” ujar Presiden, menambahkan, “Washington akan menyadari dalam beberapa bulan ke depan, bahwa Iran akan terus mengekspor minyak mentah.”

Baca: Khamenei: Iran akan Tetap Ekspor Minyak Sebanyak yang Diinginkan

“Mereka (AS) mungkin menutup pintu untuk kita dari satu arah, tetapi tidak hanya ada satu pintu … karena masih ada enam pintu (lainnya), dan kita akan terus mengekspor minyak dengan penuh semangat,” tegasnya sebagaimana dikutip Tasnim.

“AS berupaya mengurangi pendapatan mata uang asing negara (Iran) dengan memberlakukan sanksi yang kejam, karena sumber utama pendapatan mata uang asing adalah selalu penjualan minyak, kondensat (gas) dan industri tertentu yang berkaitan dengan produksi minyak dan gas ,” ujarnya menambahkan.

Menyoroti perlunya dorongan untuk produksi di Iran dan peningkatan ekspor produk non-minyak, presiden mengatakan negara Iran tidak akan membiarkan AS mencapai tujuannya dan bahwa Iran pasti akan membuat Amerika Serikat bertekuk lutut.

Baca: Atwan: Hitungan Mundur Perang Iran VS Amerika-Israel

Dalam komentar pada 24 April, Pemimpin Revolusi Islam Iran, Ayatollah Seyed Ali Khamenei, mengatakan bahwa upaya AS untuk memblokir ekspor minyak Iran tidak akan berhasil karena Teheran akan mengekspor sejumlah minyak mentah yang dibutuhkan dan diinginkannya.

Menjelaskan pengurangan ketergantungan Iran pada ekspor minyak sebagai peluang, Pemimpin Iran tersebut mengatakan peluang seperti itu akan digunakan.

“Meskipun sanksi membuka jalan bagi masalah dalam kasus-kasus tertentu, mereka akan menguntungkan negara jika mereka ditangani dengan benar dan logis,” kata Ayatollah Khamenei.

Pekan lalu, Gedung Putih mengatakan Presiden AS Donald Trump “telah memutuskan untuk tidak menerbitkan kembali” keringanan terkait sanksi terhadap negara-negara yang mengimpor minyak Iran setelah keringanan itu berakhir pada awal Mei ini. (ARN)

Iklan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: