News Ticker

Pemerintah Maduro: Venezuela Hadapi Sekelompok Kecil Pengkhianat Militer

Arrahmahnews.com, CARACAS – Menteri Informasi Venezuela, Jorge Rodriguez, mengatakan bahwa pemerintah menghadapi sekelompok kecil “pengkhianat militer” yang berusaha mempromosikan kudeta terhadap Presiden Nicolas Maduro.

“Kami saat ini menghadapi dan menonaktifkan sekelompok kecil personil militer berbahaya yang mengambil posisi di jalan distributor Altamira (di Caracas) untuk mempromosikan kudeta,” kata Rodriguez dalam posting Twitternya pada hari Selasa (30/04).

Venezuela berada dalam kekacauan politik sejak tokoh oposisi yang didukung AS, Juan Guaido, menyatakan dirinya sebagai “presiden sementara” pada akhir Januari lalu.

Baca: Majelis Konstituante Venezuela Resmi Cabut Hak Imunitas Guaido

Administrasi Presiden AS Donald Trump, yang segera mengakui proklamasi diri Guaido, sejak itu telah meningkatkan tekanan ekonomi pada Caracas dan telah berulang kali mengancam akan menggunakan kekuatan militer untuk menggulingkan pemerintahan Maduro.

Washington juga telah menyita aset minyak Venezuela yang berbasis di AS dalam upaya untuk menyalurkan pendapatan dari mereka ke Guaido.

Cuitan Rodriguez ini diunggah beberapa jam setelah Guaido yang berusia 35 tahun, dengan berdiri di dekat pangkalan angkatan udara La Carlota di ibukota Caracas dikelilingi oleh sekelompok sekitar 70 pria berseragam, menyerukan unit militer untuk mendukungnya di “tahap akhir” dari rencana untuk mengakhiri “perebutan kekuasaan” Maduro.

Guaido mengklaim bahwa pasukan pemerintah “menjawab panggilan kami” untuk datang di bawah komandonya guna menggulingkan presiden yang berkuasa.

Baca: Blackwater Berencana Kirim 5.000 Tentara Bayaran ke Venezuela untuk Gulingkan Maduro

Rodriguez, bagaimanapun, bersumpah bahwa pemerintah akan menghentikan upaya kudeta Guaido yang didukung AS ini, menyerukan agar rakyat Venezuela waspada sepenuhnya.

“Kami menyerukan kepada orang-orang untuk tetap waspada maksimum bersama dengan Angkatan Bersenjata Nasional Bolivarian kita yang mulia, untuk mengalahkan upaya kudeta dan menjaga perdamaian,” katanya.

Secara terpisah, Menteri Pertahanan Vladimir Padrino, dalam serangkaian tweet, menekankan bahwa Angkatan Bersenjata Bolivarian Nasional Venezuela tetap “dengan tegas membela” pemerintahan “sah” Presiden Maduro.

Padrino menekankan bahwa semua unit militer di seluruh negara Amerika Selatan itu telah melaporkan “normalitas” di barak dan pangkalan militer mereka. (ARN)

Iklan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: