Headline News

Israel Usir 3000 Warga Palestina dari Rumah Mereka dalam 15 Tahun

Arrahmahnews.com, YERUSALEM – Sebuah laporan baru mengatakan bahwa pihak berwenang Israel telah memaksa hampir 3.000 warga Palestina keluar dari rumah mereka di Yerusalem al-Quds dalam 15 tahun terakhir.

Menurut sebuah laporan oleh kelompok hak asasi manusia B’Tselem Israel, otoritas Israel di Yerusalem menghancurkan 830 rumah dan memerintahkan para pemilik 120 unit perumahan lainnya untuk menghancurkan rumah-rumah mereka antara tahun 2004 hingga 2019.

Baca: Uskup Agung Palestina: Israel Ingin Hilangkan Identitas Palestina di Yerusalem

“Pemerintahan kota dengan sengaja membuat 2.927 orang kehilangan tempat tinggal, 1.574 di antaranya adalah anak di bawah umur,” ujar kelompok itu dalam laporannya, yang dikutip oleh kantor berita Palestina, Rabu (01/05).

Lebih lanjut B’Tselem mengatakan bahwa badan Israel itu telah mengadopsi kebijakan yang dengan sengaja menyebabkan krisis konstruksi parah bagi warga Palestina yang tinggal di Yerusalem al-Quds, sementara lingkungan kota Israel semakin berkembang dan didanai secara substansial.

Baca: Israel Larang Kristen Palestina Kunjungi Tempat Suci di Yerusalem dan Bethlehem

“Israel telah mengambil alih lebih dari sepertiga dari tanah yang dicaploknya dari Tepi Barat dan telah membangun 11 lingkungan khusus untuk orang Yahudi,” kata pernyataan itu, menekankan bahwa lingkungan tersebut dibangun dalam pelanggaran yang jelas terhadap “hukum internasional karena telah dibangun di tanah pendudukan Tepi Barat.

Otoritas Israel menghancurkan rumah-rumah warga Palestina di Tepi Barat yang diduduki biasanya dengan alasan yang dibuat-buat antara lain, mengklaim bahwa struktur tempat tinggal telah dibangun tanpa izin bangunan yang relevan, dimana izin itu sendiri hampir tidak mungkin diperoleh dari rezim Israel. Otoritas Israel kadang-kadang juga memerintahkan warga Palestina untuk menghancurkan rumah mereka sendiri atau pemerintah kota akan mendenda mereka untuk biaya pembongkaran. (ARN)

Comments
To Top
%d blogger menyukai ini: