News Ticker

Ini Ajakan Ulama, Habaib dan Cendekiawan Muslim kepada Umat Pasca Pemilu

  • Gresik
  • Pejabat Hizbullah
  • Polwan, Pengantin Bom, Radikalisme
  • Youssef Fenianos
  • Khilafah Ingin Suriahkan Indonesia
  • Kisah Jokowi
  • Netizen Bongkar Skenario Jahat Haikal Hassan "Prabowo Minum Bir"
  • Lebanon, Analis, Saad Hariri
Ini Ajakan Ulama, Habaib dan Cendikiawan Muslim kepada Umat Pasca Pemilu Multaqo Ulama

Arrahmahnews.com, JAKARTA – Lebih dari seribu para ulama sepuh, berbagai ormas, habaib, cendekiawan muslim dari seluruh daerah di Indonesia mengikuti Multaqo Ulama, Habaib dan Cendekiawan Muslim. Hadir dalam kegiatan yang diinisiasi oleh ulama sepuh KH Maimun Zubair dan Habib Luthfi bin Yahya di antaranya KH Maimun Zubair, Habib Lutfi bin Yahya, Prof Dr. Said Aqil Siraj, TG Turmudi Badarudin, KH Anwar Iskandar dan lainnya.

KH Manarul Hidayat mengatakan, Multaqo Ulama, Habaib dan Cendekiawan Muslim mengajak umat menjaga stabilitas keamanan dan menghindari aksi-aksi inskontitusional pasca Pemilu 2019. Apalagi stabilitas keamanan sangat erat hubungannya dengan keimanan. Ketika keimanan lenyap, keamanan akan tergoncang.

Baca: Pesan Ketum PBNU di Multaqo Ulama: Jangan Karena Pemilu Kita Perang Seperti di Timur Tengah

“Untuk menjaga keamanan negara, umat Islam wajib ikut terus aktif dan proaktif,” ujarnya di Jakarta, Jumat (3/5/2019).

Juru Bicara (Jubir) Multaqo, Ust. M. Najih Arromadloni mengatakan, para ulama, habaib, dan cendekiawan muslim menjadi garda terdepan dalam membangun baldatun tayyibatun wa rabun Ghafur. Jika dikaitkan dengan permasalahan pemilu, menurutnya ulil amrinya adalah Komisi Pemilihan Umum (KPU), Bawaslu, dan MK.

Baca: Partai Demokrat Larang Kadernya Terlibat Kegiatan Inkonstitusional

“Masalah hasil pemilu, seluruh umat Islam wajib taat kepada keputusan KPU, BAWASLU dan MK. Karena lembaga yang berwenang sesuai UU untuk menyelenggarakan pemilu dan mengumumkan hasilnya,” terangnya.

Menurut Najih, ketaatan di sini bisa bermakna teguh menempuh jalur konstitusional. Prinsip ketaatan ini untuk menjaga kelangsungan sistem sosial agar tidak terjadi anarki. Karena itu, sambung Najih, pasca pemilu dan menyambut bulan Ramadhan ini, pihaknya menyampaikan beberapa poin penting dari Multaqo alim ulama.

“Kami menghimbau ummat Islam untuk bersama-sama mewujudkan stabilitas keamanan, perdamaian, dan situasi yang kondusif, dengan mengedepankan persamaan sebagai ummat manusia yang saling bersaudara satu sama lain,” ujarnya.

Baca: Denny Siregar: Kelompok Khilafah Ingin Suriahkan Indonesia

Dalam kesempatan yang sama, Najih juga mengajak seluruh ummat islam di Indonesia untuk menghindari dan menangkal aksi-aksi provokasi. Selain itu, multaqo juga mengajak seluruh ummat islam di indonesia untuk tidak terpancing dalam melakukan aksi-aksi inkonstitusional. Karena hal tersebut akan sangat mengganggu berlangsungnya ibadah di bulan suci Ramadhan. (ARN/Indopos)

Iklan
  • Iriana Jokowi
  • Tulisan Pedas Netizen Ke Kelompok Anti Jokowi "Aneh Tapi Banyak yang Percaya"
  • Masjid Fatahillah Balai Kota DKI
  • Jokowi 'Tabok' Penyebar Hoaks
  • Sorensen Rambu Langi: Air Mata Tulus Jokowi untuk Rakyat di SICC Sentul
  • Erizeli Bandaro Jawab Komentar 'Rasis' Rizal Ramli Sebut 'Ahok Kelas Glodok'
  • Kelomok radikal Vs Moderat
  • MAN 1 Sukabumi

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: