Headline News

Hamas dan Jihad Islami Hujani Israel dengan 300 Roket Balasan

GAZA – Serangan balasan Hamas dan Jihad Islami ke Israel terus berlanjut hingga tadi malam, setidaknya lebih dari 300 roket telah menghujani kota Beer Sheva.

Sirene meraung dan rentetan roket menghujani kota Beer Sheva tepat setelah pukul 11 ​​malam waktu setempat pada Sabtu malam. Kota terbesar di selatan Israel, Be’er Sheva, biasanya berada di luar jangkauan kecuali proyektil jarak jauh Hamas. Sekitar jam 1:00 Minggu dini hari alarm juga meraung di Eshkol dan Ashkelon di sebelah barat oleh Jalur Gaza dan kota-kota di Kiryat Gat (45 km dari Gaza) dan Kiryat Malachi (40) km dari Gaza). Kota Ofakim juga menjadi target serangan roket.

Banyak dari roket yang diluncurkan dicegat oleh sistem pertahanan rudal Iron Dome Israel. Sesaat sebelum Be’er Sheva menjadi sasaran.

BacaSerangan Israel ke Gaza Tewaskan Ibu Hamil dan Anak Berusia 1 Tahun.

Serangan roket ke Israel terus berlanjut selama 14 jam berturut-turut, adalah pertempuran paling sengit antara Israel dan Palestina dalam beberapa pekan terakhir. Pasukan Pertahanan Israel melaporkan bahwa 250 roket telah diluncurkan ke arah Israel. Sementara Palestina mengklaim telah menembakkan lebih dari 300 roket ke tanah pendudukan.

Israel memikul tanggung jawab atas serangan ke jalur Gaza. Pesawat-pesawat tempur, drone, dan tank-tank Israel juga menggempur sasaran di Gaza. IDF mengklaim telah berhasil memukul pabrik senjata Hamas dan markas intelijen, serta menghancurkan “terowongan teror” Jihad Islam yang digunakan untuk menyelinap ke Israel.

Serangan Israel menewaskan sedikitnya 7 orang Palestina, termasuk bayi berusia 14 bulan dan ibunya yang sedang hamil, menurut kementerian kesehatan Gaza. Dan lebih dari 100 warga sipil menderita luka-luka.

Presiden Palestina Mahmoud Abbas mengutuk agresi Israel di Gaza, dan menegaskan bahwa “kebisuan atas kejahatan Israel dan pelanggaran hukum internasional mendorongnya untuk melanjutkan kejahatannya terhadap rakyat Palestina.”

Sementara itu, Menteri Kesehatan Gaza Mai al-Kaila, menyerukan kepada masyarakat internasional untuk segera melakukan intervensi dan meminta pertanggungjawaban Israel atas “kejahatan” terhadap Palestina. Dia juga mengatakan bahwa rumah sakit di Gaza sangat membutuhkan obat-obatan dan persediaan lainnya. [ARN]

Comments
To Top
%d blogger menyukai ini: