News Ticker

Koalisi Saudi Siksa Para Pasien Yaman di Bulan Ramadhan

Arrahmahnews.com, IBB– Direktur Jenderal Transportasi Udara di Otoritas Umum untuk Penerbangan Sipil Yaman, Dr. Mazen Ghanem, pada hari Selasa (07/05) mengatakan bahwa negara-negara koalisi yang dipimpin Saudi sengaja melanggar kedaulatan Yaman dan berusaha untuk menutup Bandara Internasional Aden setelah menutup Bandara Internasional Sanaa.

“Setelah koalisi agresi menutup Bandara Internasional Sanaa selama lebih dari tiga tahun, saat ini mereka mencoba untuk menutup Bandara Internasional Aden dengan membatasi dan membatalkan penerbangan Yemeni Airlines untuk mencegah kembalinya warga Yaman yang terlantar, terutama di bulan suci Ramadhan,” kata Ghanem sebagaimana dilaporkan kantor berita Yaman, SABA.

Masalah ini mengancam kehidupan lebih dari 3.000 pasien kanker di provinsi tengah, Ibb, di Yaman.

Direktur Pusat Onkologi Al-Amal di Ibb, Dr. Baleegh Taweel, mengatakan jumlah total pasien kanker di provinsi itu mencapai 3.150 orang, termasuk 400 anak-anak dan 800 orang terlantar dari provinsi lain.

Baca: Blokade Bandara Yaman: Sebuah Bencana Kemanusiaan Mengerikan

Pada bulan Maret 2015, koalisi pimpinan Saudi dukungan AS memulai perang melawan Yaman dengan tujuan menghancurkan gerakan Houthi Ansarullah, dan mengembalikan kekuasaan kepada mantan presiden buron Abd Rabbuh Mansur Hadi,sekutu dekatnya. Menurut Kementerian Yaman, lebih dari 600.000 orang meninggal dan luka-luka akibat perang dan blokade yang menghalangi pasien dari bepergian ke luar negeri untuk perawatan dan menghalangi masuknya obat ke negara yang dilanda perang itu.

Meskipun koalisi mengklaim bahwa mereka membom posisi para pejuang Ansarullah, pembom Saudi kenyataannya selalu meluluh lantakkan daerah pemukiman dan infrastruktur sipil.

Bagaimanapun, Arab Saudi sangat bergantung pada AS dalam perang brutalnya terhadap Yaman. Washington telah mengerahkan pasukan komando di perbatasan kerajaan Saudi dengan Yaman untuk membantu menghancurkan senjata milik gerakan Houthi Ansarullah yang populer di Yaman. Washington juga telah memberikan dukungan logistik dan pengisian bahan bakar udara untuk militer Saudi. (ARN)

Iklan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: