News Ticker

Rusia: Mundurnya Iran dari Kesepakatan Nuklir karena Tekanan Eksternal

Arrahmahnews.com, MOSKOW – Menurut juru bicara Presiden Rusia Dmitry Peskov, mundurnya Teheran dari kesepakatan nuklir adalah karena adanya tekanan eksternal.

Sebelumnya pada hari yang sama, Rabu (08/05), Republik Islam Iran mengumumkan bahwa mereka akan menangguhkan beberapa komitmen dalam Rencana Aksi Komprehensif Bersama (JCPOA) 2015, yang dikenal sebagai kesepakatan nuklir Iran, untuk jangka waktu 60 hari, menambahkan bahwa negara itu tidak memiliki niat untuk menarik diri dari perjanjian sepenuhnya.

“Kita melihat konsekuensi [dari langkah AS yang terburu-buru terhadap Iran ini]. Tentu saja, diplomat Rusia akan terus membahas topik ini dengan mitra-mitra Eropa kami untuk berupaya menjaga kelayakan perjanjian ini”, katanya kepada wartawan, sebagaimana dikutip Sputnik.

Baca: Iran Resmi Tangguhkan Beberapa Komitmen Kesepakatan Nuklir

Peskov juga menekankan bahwa terlalu dini untuk berbicara tentang menjatuhkan sanksi terhadap Teheran setelah penangguhan beberapa kewajibannya

Keputusan Teheran untuk sementara menolak mengikuti pembatasan tertentu pada pengayaan uranium datang tepat satu tahun setelah Washington mengumumkan penarikan AS dari JCPOA dan pengenaan kembali sanksi terhadap Iran.

Pada tahun 2018, semua penandatangan lainnya, Rusia, China, Jerman, Prancis, Inggris, dan Uni Eropa, menolak untuk mengikuti langkah AS dan mengkonfirmasi komitmen mereka terhadap perjanjian tersebut, mencoba menyelamatkan kesepakatan dengan Iran. (ARN)

Iklan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: