News Ticker

Tak Mau Terseret Konflik dengan Iran, Spanyol Keluar dari Armada Tempur AS di Teluk

Arrahmahnews.com, MADRID – Spanyol telah menarik fregat yang merupakan bagian dari armada tempur AS yang melakukan perjalanan ke Teluk Persia, untuk ‘mengirim pesan’ kepada Iran. Madrid telah mengisyaratkan bahwa operasi itu berada di luar komitmen militernya sebagai anggota NATO.

El Pais sebagaimana dikutip RT, melaporkan pada Hari Selasa (14/05), bahwa pejabat Menteri Pertahanan, Margarita Robles, memerintahkan kapal perang Spanyol Mendez Nunez untuk melepaskan diri dari armada yang dipimpin oleh USS Abraham Lincoln. Menurut surat kabar Spanyol tersebut, keputusan itu dibuat untuk “menghindarkan Spanyol dari terseret ke dalam segala bentuk konflik dengan Iran.

Dengan 215 pelaut di dalamnya, Nunez adalah satu-satunya kapal non-AS yang hadir dalam armada tempur yang saat ini dalam perjalanan ke Teluk Persia itu. Fregat Spanyol ini didaftarkan untuk bergabung dengan kapal perang AS lebih dari setahun lalu, dengan harapan meningkatkan pelatihan dan logistik dengan sekutu trans-Atlantik Madrid. Operasi itu semula dijadwalkan berlangsung enam bulan, dari akhir April hingga 31 Oktober, ketika Nunez dijadwalkan berlabuh di San Diego, California.

Baca: Khamenei: Tak Akan Ada Perang, Kemampuan AS Tak Sesuai Gertakan Nyaringnya

Keputusan untuk menarik diri dari Armada Tempur ini berarti bahwa Nunez akan terus beroperasi di wilayah tersebut, tetapi tanpa memasuki Teluk Persia. Fregat Spanyol itu berencana untuk bergabung kembali dengan armada AS ketika (atau jika) ia meninggalkan Teluk dan melanjutkan rute yang direncanakan. Kelompok penyerang ini saat ini telah memasuki Teluk Aden, di lepas pantai Yaman, pada hari Selasa.

Pekan lalu, Robles menyatakan bahwa dalam kaitannya dengan ketegangan antara AS dan Iran, “Komitmen Spanyol adalah untuk Uni Eropa dan organisasi internasional, dan dari sana kami akan selalu mengadopsi posisi bersama kami.”

Ia juga menekankan bahwa Spanyol “serius dan mitra yang dapat dipercaya ”tetapi militernya hanya terikat pada perjanjian yang dibuat dengan UE dan NATO. (ARN)

Iklan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: