News Ticker

Palestina Desak Mahkamah Pidana Internasional Adili Kejahatan Israel

DEN HAAG – Menteri Luar Negeri Palestina, Riyad al-Malki, mengajukan permintaan ke Mahkamah Pidana Internasional (ICC) untuk meluncurkan penyelidikan segera ke dalam situasi Palestina di bawah pendudukan Israel.

Kantor berita Palestina, Ma’an, melaporkan pada Hari Kamis (16/05) bahwa dalam pertemuan dengan jaksa ICC, Fatou Bensouda, Malki mendesak tindakan segera oleh pengadilan yang bermarkas di Den Haag tersebut sehubungan dengan niat rezim Israel untuk mencaplok Tepi Barat.

Bulan lalu, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan bahwa ia akan mencaplok Tepi Barat yang diduduki jika dia memenangkan masa jabatan berikutnya.

Baca: Israel Lukai 65 Warga Palestina dalam Demonstrasi Peringatan Hari Nakba

Dirinya mengatakan tidak akan menghindar dari memperluas aneksasi ilegal rezim Zionis itu ke Tepi Barat, sebuah tanah yang diduduki rezim Israel selama perang Timur Tengah 1967.

Netanyahu sebelumnya mengatakan nasib Tepi Barat, tempat Presiden Mahmoud Abbas berkuasa di ibukota Ramallah, harus diputuskan dalam pembicaraan dengan Palestina yang berupaya mendirikan negara mereka sendiri di wilayah tersebut.

Seorang juru bicara Abbas mengatakan pada saat itu bahwa komentar Netanyahu tidak akan mempengaruhi sifat ilegal permukiman Israel di Tepi Barat yang saat ini menampung sekitar 400.000 pemukim. (ARN)

Iklan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: