News Ticker

Pejabat AS: Trump Duduk disamping Telepon Tunggu Panggilan dari Iran

  • TKI Turini Asal Cirebon
  • Almarhum Sutopo Purwo Nugroho Saat di Rumah Sakit

Arrahmahnews.com, WASHINGTON – Seorang pejabat senior administrasi Trump mengatakan bahwa AS saat ini “duduk di dekat telepon” menunggu panggilan dari Iran, tetapi belum menerima pesan yang menunjukkan bahwa Teheran bersedia menerima tawaran Donald Trump untuk pembicaraan langsung.

“AS belum mendengar pesan dari Iran, tetapi kami sedang duduk di dekat telepon,” ujar pejabat senior, yang menolak disebutkan namanya, kepada sekelompok kecil wartawan pada hari Jumat (17/05) kemarin.

Pada 9 Mei lalu, Trump secara terbuka meminta Iran untuk meneleponnya di tengah meningkatnya ketegangan.

Pada hari yang sama, CNN melaporkan bahwa Gedung Putih telah menghubungi pihak berwenang Swiss untuk memberi Iran nomor telepon AS dengan harapan Teheran akan menghubungi Trump.

Baca: Analis: Lobi Zionis Dorong Trump Perangi Iran

Seruan untuk pembicaraan itu datang empat hari setelah John Bolton, penasihat keamanan nasional AS yang terkenal dengan sikap anti-Irannya, menyatakan bahwa AS mengirim kelompok penyerangnya mulai dari kapal induk hingga satu gugus unit pembom ke Timur Tengah sebagai sebuah pesan “yang jelas kepada Iran.

Langkah itu, katanya, bertujuan untuk mengirim pesan jelas dan tidak mungkin salah kepada Iran bahwa setiap serangan terhadap kepentingan Amerika Serikat atau terhadap sekutu mereka akan ditanggapi dengan kekuatan yang tak henti-hentinya.”

Bolton mengatakan bahwa keputusan itu “sebagai tanggapan atas sejumlah indikasi dan peringatan yang meresahkan dan meningkat.”

Namun The New York Times dan Reuters melaporkan pada Hari Jumat bahwa Trump kemudian memerintahkan pemerintahannya untuk menghindari konfrontasi militer dengan Iran.

Saat rapat pada Rabu pagi di Situation Room, Trump mengirim pesan ke para ajudannya itu bahwa ia tidak ingin kampanye tekanan AS melawan Iran meledak menjadi konflik terbuka.

Baca: Trump Sangkal ada Perselisihan soal Iran di Gedung Putih

“Trump tegas dalam mengatakan ia tidak ingin bentrokan militer dengan Iran,” bunyi laporan tersebut yang mengutip bahwa lima pejabat senior yang menggambarkan perdebatan internal pemerintah mengenai Iran.

Laporan itu mengutip para pejabat anonim yang menginformasikan tentang masalah Iran ini dengan mengatakan bahwa Trump secara pribadi menyatakan keprihatinan beberapa penasihatnya, seperti John Bolton, mendorong perang. (ARN)

Iklan
  • Seekor Anjing di Masjidil Haram, Mekkah
  • Cerita Menag Ada "Pengantin" Bom Bunuh Diri di Instansi Pemerintah: Untung Terungkap
  • Ninoy Karundeng: Lagi-lagi PKS Khianati Prabowo
  • Puting Beliung Cirebon
  • Teroris ISIS
  • Israel serang Gaza dan Suriah
  • Cuitan Gus Nadir
  • Suvery LSI
  • Jejak Digital Asteria Fitriani
  • Stop Politisasi Agama

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: