Militer Yaman Tolak Tuduhan Saudi Tentang Penargetan Kota Suci Mekah

YAMAN – Juru bicara angkatan bersenjata Yaman dengan tegas menepis tuduhan yang menyebar di media Saudi tentang penembakan rudal balistik Yaman ke arah kota suci Mekah.

“Rezim Saudi berusaha, melalui tuduhan-tuduhan ini, menggalang dukungan dan membenarkan agresi brutalnya terhadap rakyat Yaman,” kata Brigadir Jenderal Yahya Sare’e dalam sebuah posting di Facebook pada hari Senin.

TV al-Arabiya milik Saudi melaporkan bahwa pertahanan udara Saudi menembak jatuh sebuah rudal balistik di atas kota Taif, 65 kilometer timur Mekah, pada dini hari Senin. Rudal lain diluncurkan ke kota pelabuhan Jeddah, di sisi lain Mekah. Yang pertama diarahkan ke Mekah, katanya, tanpa memberikan bukti.

Pejabat Yaman menekankan bahwa dengan menyamaratakan klaim tersebut, rezim Saudi berusaha menggalang dukungan untuk agresi brutal pada negara tetangga selatannya.

BacaCitra Satelit Ungkap Kerusakan Besar di Pipa Minyak Saudi Pasca Serangan Drone Yaman.

“Rezim Saudi lagi-lagi berusaha mengeksploitasi status suci Mekah untuk menutupi kejahatannya terhadap rakyat Yaman,” kata Sare’e, dan menambahkan, “Kami tidak akan ragu untuk mengumumkan operasi militer kami dan kami tidak perlu menunggu penilaian yang salah tentang tujuan dan waktu operasi.”

Pada 14 Mei, Houthi Ansarullah melakukan serangan drone pembalasan terhadap stasiun pompa minyak Aramco. Gerakan perlawanan mengatakan operasi itu adalah yang pertama dalam serangkaian operasi yang akan menargetkan 300 obyek vital lainnya. Houthi juga mengatakan markas dan fasilitas militer di Arab Saudi dan Uni Emirat Arab masuk dalam daftar operasi.

BacaHussein Al-Bukhaiti: Sudah Saatnya Yaman Balas Serang Infrastruktur Vital Saudi.

Setelah serangan itu, Arab Saudi berhenti memompa minyak mentah pada pipa utama di seluruh negeri.

Dalam putaran terakhir serangan udara di Yaman, pasukan koalisi yang dipimpin Saudi pada hari Kamis menargetkan daerah perumahan di ibukota Yaman, Sana’a, di mana warga sipil, termasuk anak-anak, tewas. [ARN]

About Arrahmahnews 26691 Articles
Media Aktual, Tajam dan Terpercaya

Be the first to comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.