News Ticker

Pakar Irak: AS Akan Sebar Sistem Rudal THAAD di Pangkalan Militer Ein Al-Assad

BAGHDAD – Seorang pakar keamanan Irak terkemuka mengungkapkan bahwa AS bermaksud untuk menyebar sistem rudal THAAD di pangkalan militer Ein Al-Assad, provinsi al-Anbar, Irak.

Safa al-A’asam mengatakan kepada Al-Ma’aloumah bahwa pangkalan militer Ein al-Assad sudah dilengkapi dengan sistem rudal Patriot “untuk mendukung kelompok-kelompok teroris dan Israel”.

Dia juga menambahkan bahwa AS memiliki rencana baru untuk memasang sistem rudal THAAD di pangkalan itu “untuk memberikan pertahanan udara yang luas menutupi rezim Zionis dan pangkalan AS dari setiap serangan rudal”.

Al-A’asam memperingatkan tentang krisis besar di Irak, dengan mengatakan bahwa itu akan berubah menjadi ladang konflik bersenjata untuk mendukung Israel oleh Washington.

Al-Ma’aloumah juga pada hari Senin melaporkan bahwa tentara AS telah mengirim peralatan militer baru dari Yordania ke pangkalan Ein al-Assad.

BacaIngin Hancurkan Kedaulatan Irak, AS Akan Suplai Senjata ke Suku-suku.

Konvoi militer yang terdiri dari senjata dan perangkat keras militer canggih tiba di Pangkalan Ein al-Assad yang dikontrol AS, kata satu sumber keamanan.

Sumber itu juga mengatakan bahwa pasukan AS memperkuat langkah-langkah keamanan yang belum pernah terjadi sebelumnya di semua posisi mereka di provinsi al-Anbar bersamaan dengan mengirimkan peralatan militer ke pangkalan militer Ein al-Assad.

Laporan terkait mengatakan pada awal April, lebih dari 10.000 pasukan AS ditempatkan di dua pangkalan yang diduduki di provinsi al-Anbar.

BacaBaghdad Takkan Biarkan AS Gunakan Wilayah Irak untuk Serang Iran.

Kantor berita Al-Ma’aloumah mengutip kepala kantor organisasi Badr di provinsi al-Anbar, mengatakan bahwa jumlah pasukan AS yang dikerahkan di pangkalan Ein al-Assad dan al-Habaniyeh telah meningkat menjadi 10.000 personil, dan menambahkan bahwa mereka telah dipasok dengan senjata canggih dan peralatan militer.

Pejabat itu mengatakan bahwa kedua pangkalan itu juga menjadi tuan rumah bagi marinir AS yang baru-baru ini dipindahkan dari Suriah ke wilayah tersebut, dan menegaskan bahwa 90% dari tentara AS di Irak adalah pasukan tempur dan tidak dianggap sebagai penasehat militer. [ARN]

Iklan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: