News Ticker

ISIS Ancam Serang London dan New York dalam Waktu Dekat

Arrahmahnews.com, LONDON – Kelompok teroris Takfiri, Daesh, yang saat ini dianggap telah mati pasca serangkaian kekalahan di bekas bentengnya di Timur Tengah, berikrar akan melancarkan serangan mematikan di London dan New York dalam waktu dekat.

“Serangan London segera hadir” begitu bunyi tulisan pada teks di salah satu dari tiga poster Daesh yang diterbitkan di Twitter pada hari Rabu (22/05).

Poster itu menggambarkan seorang penyerang di depan Big Ben yang terbakar, sebuah menara yang dipandang sebagai simbol ibukota Inggris London, dengan menambahkan kata-kata yang menunjukkan bahwa para teroris akan melancarkan serangan terhadap kota itu dalam beberapa bulan mendatang.

Baca: ISIS Klaim Bertanggung Jawab dalam Bom Bunuh Diri Baghdad, Tewaskan 8 Orang

Poster lain menunjukkan seorang pria yang mengenakan pakaian dengan penutup wajah mengacungkan pisau di atas kota New York, menyerukan kepada serigala-serigala teroris untuk “melawan mereka di negara kalian”.

Yayasan Ash Shaff Media, yang dekat dengan Daesh, telah menciptakan dua poster bersama poster lainnya yang meminta pengikut mereka untuk tidak melupakan misi kelompok terror itu.

Seorang pengawas terorisme yang dikenal sebagai TRAC, yang merupakan kependekan dari Teror Research and Analysis Consortium, telah menerbitkan poster-poster itu di Twitter.

Ancaman datang setelah serangkaian ledakan brutal yang diklaim oleh Daesh di Sri Lanka, di mana lebih dari 250 orang tewas ketika berdoa di gereja-gereja awal bulan ini.

Baca: Pasukan Khusus Rusia Pimpin Serangan Terhadap ISIS di Suriah timur

Serangan itu memicu kekhawatiran baru tentang kebangkitan Daesh, sebuah kelompok yang pernah menguasai wilayah di Irak dan Suriah.

Daesh masih memiliki banyak warga negara Barat sebagai pejuang di barisannya. Para teroris bergabung dengan kelompok itu sebagian besar berkat kontrol yang lemah di negara-negara Eropa di mana orang telah diradikalisasi melalui internet dan cara lain yang digunakan oleh Daesh.

Pemerintah telah berulang kali menyatakan kekhawatiran bahwa kembalinya warga negara itu dapat menimbulkan risiko keamanan yang serius. (ARN)

Iklan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: