News Ticker

Rusia Kecam Ultimatum AS agar Turki Batalkan Pembelian Sistem S-400

Arrahmahnews.com, MOSKOW – Rusia mengecam ultimatum AS kepada Turki yang memberi tenggat waktu kepada negara itu untuk membatalkan kesepakatan pembelian sistem pertahanan rudal S-400 Rusia, atau akan dihukum.

Departemen Luar Negeri AS dilaporkan memberi waktu kepada Turki sampai akhir minggu pertama Juni untuk membatalkan perjanjian dan melakukan kesepakatan senjata dengan Amerika Serikat sebagai gantinya, atau menghadapi konsekuensinya.

Mengutip beberapa orang yang akrab dengan masalah ini, CNBC melaporkan bahwa jika Turki menerima S-400 bulan depan, negara itu akan dikeluarkan dari program F-35 Lockheed Martin, tidak akan menerima 100 jet tempur siluman yang telah dipesan dan akan menghadapi sanksi AS, serta pukulan balik dari NATO.

Baca: Turki: Pembelian S-400 Rusia Seharusnya Tak Picu Sanksi AS

Mengomentari laporan itu, juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov, mengatakan, “Kami menganggap ini sangat negatif. Kami menganggap ultimatum seperti itu tidak dapat diterima.”

“Kami akan membahas banyak pernyataan yang dibuat oleh perwakilan kepemimpinan Turki yang dipimpin oleh Presiden (Tayyip) Erdogan bahwa kesepakatan S-400 sudah lengkap dan akan dilaksanakan,” kata Peskov kepada wartawan, Kamis (23/05).

Sebelumnya pada hari Rabu, Menteri Pertahanan Turki Hulusi Akar mengatakan negaranya sedang mempersiapkan kemungkinan sanksi Amerika mengenai S-400 meskipun ada “pelonggaran umum dan pemulihan hubungan” dalam pembicaraan dengan Washington mengenai pembelian jet tempur F-35 dan sistem rudal Patriot. (ARN)

Iklan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: