News Ticker

Maduro: Juan Guaido Bersama Imperialisme Curi Kekayaan Minyak Venezuela

Arrahmahews.com, CARACAS – Presiden Venezuela Nicolas Maduro menuduh pemimpin oposisi Juan Guaido mencuri kilang minyak Venezuela yang berbasis di AS, Citgo, yang dimiliki oleh perusahaan PDVSA milik pemerintah.

“Juan Guaido, yang bertindak bersama imperialisme, telah mencuri Citgo dari kami. Dan saya bertanya, apa yang telah mereka lakukan dengan uang itu? Di mana uang Citgo? Mereka telah mencuri uang Citgo dari kami. Dan produk yang dimaksudkan untuk kilang minyak kami juga dicuri dari kami “, kata Maduro di Periscope, Rabu (23/05).

Aset PDVSA senilai 7 miliar dolar telah diblokir oleh Amerika Serikat di tengah krisis politik di Venezuela pada bulan Januari ketika Guaido menyatakan dirinya sebagai presiden sementara negara itu dan segera disahkan oleh Washington bersama sejumlah sekutu AS.

Baca: Juan Guaido Minta Uni Eropa Jatuhkan Lebih Banyak Sanksi ke Venezuela

Oposisi kemudian menunjuk anggota baru ke dewan direksi kedua perusahaan. PDVSA menyebut langkah itu sebagai upaya untuk mencuri kekayaan rakyat Venezuela.

Sementara itu, produksi minyak Venezuela mencapai titik terendah selama 16 tahun terakhir pada bulan April lalu sebagai akibat dari kesalahan manajemen dan juga sanksi AS terhadap sektor energi negara itu.

“Pemadaman listrik yang meluas, salah kelola industri minyak negara, sanksi AS yang diarahkan pada sektor energi Venezuela dan PDVSA, semuanya berkontribusi terhadap penurunan baru-baru ini,” bunyi laporan dari Anministrasi Informasi Energi Venezuela.

Laporan itu juga memperkirakan produksi minyak akan terus turun dan mungkin meningkat sepanjang 2019 ketika tenggat waktu terkait sanksi lewat.

Guaido menyatakan dirinya sebagai presiden sementara dalam upaya untuk menentang terpilihnya kembali Maduro pada Mei 2018. Namun, Maduro yang terpilih secara konstitusional tetap diakui sebagai satu-satunya presiden Venezuela yang sah oleh China, Rusia dan sejumlah negara lain. (ARN)

Iklan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: