News Ticker

Klaim Serangan Kimia Ditujukan untuk Halangi Kemajuan Tentara Suriah

DAMASKUS – Kementerian Luar Negeri Suriah mengatakan bahwa klaim “palsu” tentang dugaan penggunaan senjata kimia oleh pemerintah bertujuan menghambat kemajuan operasi anti-teroris yang sedang berlangsung.

“Tidak ada yang lain kecuali upaya terakhir negara-negara barat yang mematuhi tuannya – Amerika Serikat – untuk meredakan tekanan pada budak-budak teroris mereka di Idlib. Dan itu jelas merupakan upaya untuk menunda kemajuan militer [Suriah] di wilayah tersebut”, pernyataan itu disampaikan melalui penyiar TV yang dikelola pemerintah.

Pada hari Selasa, Departemen Luar Negeri AS mengklaim bahwa Washington melihat tanda-tanda dugaan serangan klorin di barat laut Suriah pada Minggu lalu. Washington juga mengeluarkan peringatan kepada pemerintah Suriah, dengan mengatakan bahwa jika penggunaan senjata kimia terbukti, Amerika Serikat dan sekutunya akan respons dengan cepat dan tepat.

BacaTentara Suriah Mulai Kirim Pasukan ke Selatan Aleppo untuk Serangan Baru.

Sementara Damaskus membantah klaim tersebut, Kementerian Luar Negeri Rusia bersikeras bahwa Amerika Serikat menggunakan informasi dari sumber yang tidak dapat diandalkan, termasuk yang berafiliasi dengan kelompok-kelompok teroris.

Pernyataan itu melanjutkan dengan menyebut klaim AS tentang serangan kimia di Suriah “yang dibuat-buat dan tidak ada hubungannya dengan kenyataan,” dengan mengatakan bahwa mereka mengancam pemerintah Suriah dan rakyatnya.

Akan tetapi, Kementerian Luar Negeri Rusia berpendapat bahwa “kebisingan” informasi ini tidak akan menghalangi militer Suriah untuk melanjutkan perjuangannya melawan terorisme dan upayanya untuk membebaskan wilayah dari kelompok-kelompok teror.

Khususnya, pada minggu lalu, Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan bahwa teroris dari kelompok Jabhat Nusra sedang mempersiapkan provokasi di provinsi barat laut Idlib dalam upaya untuk melibatkan militer Rusia dalam penggunaan senjata kimia terhadap warga sipil. [ARN]

Iklan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: