News Ticker

Pesan Mutfi Besar Suriah untuk Muslim Indonesia Pasca Kerusuhan

Demo Ricuh di Bawaslu RI Ricuh di depan Bawaslu, Polisi Amankan Pendemo

JAKARTA – Aksi masa pendukung pasangan peserta Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 yang menuntut penyelesaian kecurangan Pemilu berujung bentrok dengan aparat keamanan. Sejumlah jenderal dan purnawirawan tentara dan polisi, serta kelompok pro ISIS berada dalam pusaran demonstrasi ini. Meski begitu pemerintah masih terus mencari dalang di balik kerusuhan tersebut.

Kerusuhan 22 Mei di Jakarta tak hanya terjadi di sekitar Gedung Bawaslu, Jalan MH Thamrin. Kerusuhan sempat meluas ke wilayah Petamburan dan Slipi, Jakarta Barat.

Pasca kerusuhan, sejumlah berita bohong atau hoax banyak beredar di media sosial. Berita-berita hoax yang tersebar secara terstruktur, masif dan brutal bukan hanya meresahkan masyarakat, tapi dapat berujung pada perang saudara.

BacaNinoy Karundeng: Soenarko Selundupkan Senjata, Prabowo-Sandiaga Pancing Kerusuhan.

Sejumlah akun di media sosial dengan konten hoax dan provokasi meningkat tajam sampai 40 persen. Tim Siber hingga kini masih terus melakukan patroli dunia maya.

Berikut adalah nasehat Sheikh Dr. Badruddin Hasoun, Mufti Besar Suriah, kepada muslim Indonesia agar belajar dari konflik yang terjadi di Suriah;

Kenapa pemikiran Islami kita berubah menjadi pemikiran yang barbar, bengis, brutal, suka menyerang dan mencaci?

Kenapa bisa begitu Saudaraku? Dimana moral Islam? Dimana Akhlak Islam?

Ratusan kali dengan mudahnya mereka menyebut kafir. Dimana firman Allah yang berbunyi, “Dan hambah-hamba Allah yang Maha Penyayang itu ialah orang-orang yang berjalan di atas bumi dengan rendah hati..”

Kenapa kita justru giat mencaci ketimbang berdiskusi? Apa yang terjadi di Suriah hari ini adalah karena persoalan semacam itu.. mereka berdusta atas nama ‘Ulama hanya demi memenuhi syahwat dunianya’!

Maka atas nama Allah, aku menghimbau kepada kalian untuk berusaha menjauhi fitnah. Tutup telinga dan mulut kalian kecuali untuk hal-hal yang baik.

Simak videonya di link ini:

[ARN]

Iklan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: