News Ticker

Nasrallah: Israel Sebut Hizbullah ‘Ancaman Strategis’ untuk Provokasi Dunia Melawannya

Arrahmahnews.com, BEIRUT – Sekretaris jenderal gerakan perlawanan Hizbullah Libanon mengatakan bahwa pemerintah Israel telah menggambarkan kelompoknya sebagai “ancaman strategis” bagi rezim Tel Aviv itu, dalam upaya untuk memobilisasi dukungan dan memprovokasi masyarakat internasional yang menentangnya.

Berbicara kepada para pendukungnya melalui siaran pidato televisi yang disiarkan langsung dari ibukota Libanon, Beirut, pada Sabtu malam (25/05), Sayyed Hassan Nasrallah menyatakan bahwa Amerika Serikat dan rezim Zionis (Israel) berkonspirasi melawan Hizbullah dalam upaya untuk melemahkan dukungan rakyat untuk gerakan tersebut.

Ia menekankan bahwa Hizbullah telah berdiri teguh dalam menghadapi skema hegemonik AS dan Israel untuk kawasan Timur Tengah.

Baca: Sekjen Hizbullah: Pasukan Israel akan Hancur jika Berani Serang Lebanon

“Amerika Serikat akan menawarkan Libanon selatan ke Israel jika Hizbullah tidak ada. Lebanon tidak berada dalam posisi lemah. Kami memperjuangkan hak-hak kami berkenaan dengan Pertanian Sheba’a, desa Kfarchouba, serta bagian utara desa Ghajar, ”kata Nasrallah.

“Libanon dapat menghentikan rezim Zionis (Israel) dari menjarah cadangan minyak dan gasnya,” ujar sekretaris jenderal Hezbollah itu menambahkan.

Ia lebih lanjut menyoroti bahwa gerakannya sepenuhnya mendukung perjuangan Palestina dan hak warga Palestina untuk kembali ke rumah mereka.

Baca: Hamas: Palestina Takkan Pernah Setujui Kesepakatan Abad Ini Trump

Mengomentari konferensi yang dipimpin AS yang akan dilaksanakan bulan depan di Bahrain untuk mendukung proposal “perdamaian” kontroversial Presiden AS Donald Trump antara rezim Israel dan Palestina, yang dijuluki dengan “kesepakatan abad ini,” Nasrallah menekankan bahwa inisiatif tersebut ditujukan untuk melikuidasi masalah Palestina.

Ketua Hizbullah itu juga memuji posisi ulama Bahrain, anggota masyarakat serta faksi-faksi politik di kerajaan Teluk Persia yang kecil itu yang telah menyatakan keberatan kuat mereka untuk menjadi tuan rumah konferensi 25-26 Juni di Manama. (ARN)

Iklan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: