News Ticker

Rusia: Tentara Suriah Bunuh 350 Teroris yang Didukung Turki

SURIAH – Tentara Suriah telah menghadapi beberapa serangan dari Hay’at Tahrir al-Sham di pedesaan barat laut dari Kegubernuran Hama, menewaskan hingga 350 teroris dan menghancurkan enam tank serta kendaraan lapis baja pengangkut infanteri, Mayor Jenderal Viktor Kupchishin, kepala Pusat Rekonsiliasi Rusia di Suriah, mengatakan pada hari Jumat.

“Sepanjang hari, pasukan pemerintah memukul mundur serangan teroris di dekat permukiman Kafr Naboudeh dan Huayz di Kegubernuran Hama. Sejak 21 Mei, ketika memukul mundur serangan militan, pasukan pemerintah Suriah telah membunuh hingga 350 teroris, lima tank, satu pasukan infanteri lapis baja, 27 truk pickup dengan senapan mesin berat, dua ‘mobil jihad’ dan tiga sistem peluncur rudal,” katanya.

Menurut Kupchishin, kelompok-kelompok bersenjata ilegal berusaha untuk membalas kematian rekan-rekan merika dan menarik pasukan, senjata dan perangkat keras militer ke Kafr Naboudeh.

Baca: VIDEO: Helikopter Serbu Suriah Hancurkan 2 Pangkalan Teroris di Barat Idlib.

“Selama dua hari terakhir, lebih dari 800 militan, setidaknya tujuh tank, tiga pengangkut infanteri lapis baja, 15 truk pickup dengan senapan mesin telah ditarik ke bagian barat daya zona de-eskalasi Idlib. Menurut data pengintaian, teroris berencana untuk menggunakan dua hingga empat mobil yang diisi dengan bahan peledak yang dikemudikan oleh pembom bunuh diri untuk melakukan serangan terhadap tentara Suriah,” katanya.

Dia tidak mengesampingkan bahwa kelompok bersenjata ilegal dapat melakukan serangan palsu dengan menggunakan agen beracun untuk kemudian menyalahkannya pada tentara Suriah.

Dua belas permukiman di Latakia dan gubernur Hama dalam zona de-eskalasi Idlib diserang oleh gerilyawan pada siang hari.

“Sepanjang hari, petugas dari pusat rekonsiliasi Rusia melakukan satu operasi kemanusiaan di permukiman Deir Zainun di Kegubernuran Latakia dan membagikan 500 tas berisi makanan kepada penduduk setempat,” tambah Kupchishin.

Pusat rekonsiliasi Rusia terus memenuhi tugas yang ditugaskan setelah selesainya kampanye militer di Suriah. Petugas pusat secara teratur berkeliling ke daerah-daerah yang dibebaskan di negara itu untuk menilai situasi kemanusiaan. Upaya utama militer Rusia sekarang difokuskan pada bantuan untuk para pengungsi yang kembali ke rumah mereka dan evakuasi warga sipil dari zona de-eskalasi. [ARN]

Iklan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: