News Ticker

Aktivis 98 Laporkan Prabowo Hingga Amien Rais ke Bareskrim Sebagai Dalang Kerusuhan 22 Mei

Aktivis 98 Akrivis 98 Laporkan Prabowo Hingga Amien Rais Sebagai Dalang Kerusuhan 22 Mei

Arrahmahnews.com, JAKARTA – Puluhan orang yang memakai baju hitam nampak menyambangi Bareskrim Polri, Jl Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (29/5) siang. Sekira 50 lebih orang ini yang mengenakan kaos hitam bertuliskan ‘Rembug Nasional Aktivis 98’.

Pria yang kiranya menjadi orator itu mengemukakan bahwa RNA 98 berniat melaporkan Prabowo Subianto bersama rekan-rekannya atas dugaan dalang kerusuhan aksi 21-22 Mei 2019 lalu.

Baca: Benang Merah Kerusuhan 22 Mei

Rekan-rekan yang dimaksud RNA 98, diantaranya adalah Titiek Soeharto, Neno Warisman, Amien Rais, Kivlan Zen dan Fadli Zon, Bachtiar Nasir, Haikal Hassan, Habib Rizieq Shihab.

Ia meminta agar Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian tidak takut untuk memproses hukum mereka semua. Apabila tidak diproses, kelompok RNA 98 mengaku bersiap menyerbu Kertanegara atau kediaman Prabowo Subianto.

“Kapolri adalah jenderal aktif, sementara Prabowo adalah purnawirawan, sehingga jangan takut. Kalau tidak, kami akan serbu Kertanegara,” ujar pria yang mengenakan kacamata hitam itu.

Baca: Pesan Mutfi Besar Suriah untuk Muslim Indonesia Pasca Kerusuhan

Tak lama berselang, mereka berniat memasuki Gedung Awaloedin Djamin untuk melakukan pelaporan terhadap Prabowo.

Amatan Tribunnews.com, tiga anggota Brimob berpakaian hitam lengkap dengan rompi, helm taktis hingga senjata api laras panjangnya tiba di lokasi.

Ketiganya memasuki Gedung Awaloedin Djamin dan kemudian berjaga di pintu kaca. Jarak ketiganya dengan kelompok RNA 98 yang tengah melapor tak ada sekira 2 meter.

Baca: Mahfud MD: Kerusuhan 22 Mei Depan Bawaslu Terencana dan Ada Dalangnya

Menurut polisi lain yang tengah berjaga, kehadiran tiga anggota Brimob ini hanyalah pengamanan sesuai SOP lantaran banyaknya anggota kelompok RNA 98. Imbas terburuk adalah kemungkinan adanya kerusuhan dari pelaporan tersebut.

“Penjagaan biasa. Sesuai SOP, jaga kalau ada rusuh-rusuh,” kata polisi yang enggan disebut namanya.

Saat itu ada sebuah kejadian menarik tatkala seorang pria memimpin bernyanyi yang terdengar seperti setengah berteriak. “Tangkap.. Tangkap.. Tangkap Prabowo.. Tangkap Prabowo sekarang juga..,” teriak mereka secara berulang-ulang dengan diiringi tepuk tangan, di depan Gedung Awaloedin Djamin, Bareskrim Polri, Jl Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (29/5/2019). (ARN/TribunNews)

Iklan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: