News Ticker

Mesir Tahan Kembali Wartawan Al-Jazeera yang Telah Dibebaskan

Arrahmahnews.com, KAIRO – Pemerintah Mesir pada Hari Selasa memutuskan untuk meluncurkan penyelidikan baru dan menangkap kembali seorang jurnalis Al Jazeera yang sebelumnya diperintahkan untuk dibebaskan oleh pengadilan pekan lalu setelah dua setengah tahun ditahan.

“Pembebasan Mahmoud Hussein dimulai pada hari Sabtu dan dia dibawa ke Kantor Polisi Giza untuk dibebaskan dari Penjara Tora,” kata keluarganya dalam sebuah pernyataan yang dikutip Anadolu.

Selama proses tersebut, Jaksa Keamanan Negara menanyainya terkait dengan kasus baru dan menangkap kembali Hussein, yang pembebasannya diperintahkan pada 21 Mei, untuk diproses selama 15 hari.

Baca: Israel segera Tutup Kantor Al-Jazeera di Yerussalem

Keluarga Hussein tidak mengungkapkan informasi tentang tuduhan yang diberikan terhadapnya, dan hanya menyampaikan bahwa ia dikembalikan ke penjara.

“Di tengah diproses untuk pembebasan, jurnalis Al Jazeera Mahmoud Hussein malah dikembalikan ke penjara di Mesir dalam kondisi yang tidak jelas,” kata Al Jazeera di situs webnya.

Pada tanggal 23 Mei, Pengadilan Kriminal Kairo telah menolak banding yang diajukan oleh jaksa penuntut terhadap pembebasan Hussein.

Baca: Syekh Taufiq Ramadhan al-Buthi; TV Al-Jazeera dan Al Arabiyyah Berperan Aktif Ciptakan Arab Spring

Hussein ditahan pada akhir 2016 setelah kembali ke Mesir dari Qatar.

Pihak berwenang menuduhnya “menjadi anggota kelompok terlarang” dan “menyebarkan berita palsu yang bertujuan mengacaukan negara.” (ARN)

Iklan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: