NewsTicker

Kritikan Pedas Saiful Huda, Demonstran Penjual Agama

Demonstran Kritikan Pedas Saiful Huda, Demonstran Penjual Agama

Arrahmahnews.com, JAKARTA – Pegiat medsos dan juga Ketua Umum Harimau Jokowi membuat sebuah kritikan pedas kepada demonstran yang melakukan aksi demo depan Bawaslu.

Menurut Saiful, yang demo pakai surban dan peci haji, yang mengamankan pakai peci, kenapa kita menjadi takut dituduh bukan Islam?

Baca: Satire Pedas Ketum Harjo ke Prabowo ‘Syukuran Presiden Hantu’

Beragama adalah tegak lurusnya jiwa menghadap Tuhan, bukan pakaian yang hanya sekedar pencitraan. Jika yang bersurban dan berpeci haji sudah melenceng dari ajaran agama dan peraturan negara ringkuslah! Jika agama dijual murah oleh para broker pebisnis masa demonstran, kembali muliakanlah!

Takbir bukanlah alat untuk memprovokasi melainkan pengingat kaum beriman agar sadar diri bahwa diri kita kecil di depan Yang Maha Besar. Ketakwaan sejati tidak dapat dinilai dari seberapa banyak lisan bertakbir ketika berdemonstrasi. Bukan pula dapat dilihat dari seberapa sering kita mengibarkan lambang-lambang agama disaat ucapan tak selaras dengan hati.

Tetapi ketakwaan sejati adalah ketika hamba selalu merasakan kehadiran Tuhan dalam jiwanya, dan bersikap welas asih terhadap sesama makhluk-Nya.

Baca: Opini: Amien Rais dan Mimpi People Power Ala Khilafah

Politik adalah seni memperjuangkan kepentingan demi terciptanya kemaslakhatan umat manusia.

Agama adalah jalan mendekatkan diri pada Yang Maha Kuasa.

Berpolitik tanpa beragama berarti putusnya hubungan antara manusia dengan Sang Pencipta.

Namun jika berpolitik dengan memperalat agama hanya untuk sekedar mendapatkan kekuasaan belaka, maka berarti awal kehancuran bagi suatu bangsa.

Tangkap dan penjarakan para penjual agama, karena jika terus dibiarkan negara selamanya akan dikepung setan-setan politik yang bergentayangan!. (ARN).

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: