News Ticker

Rusia Hentikan Pembicaraan dengan Turki di Tengah Dukungan Ankara Terhadap Teroris

MOSKOW – Para pejabat Rusia dan Turki menghentikan pembicaraan zona de-eskalasi di Suriah, karena laporan mengatakan bahwa Ankara meningkatkan dukungan militernya untuk kelompok-kelompok teroris yang memerangi tentara Suriah di provinsi Idlib.

Kantor berita Sputnik melaporkan pada hari Sabtu bahwa jet tempur Su-22 milik tentara Suriah menjadi sasaran rudal anti-pesawat MANPADS Turki yang diberikan kepada teroris.

Sementara itu, surat kabar Rossiyskaya Gazeta Rusia melaporkan bahwa jet tempur yang menjadi target telah mendarat dengan selamat di pangkalannya.

Sumber-sumber yang dekat dengan para teroris melaporkan pada hari Jumat bahwa Tahrir al-Sham telah menargetkan seorang tentara Suriah di Barat Laut Hama dengan rudal anti-pesawat.

BacaTentara Suriah Bunuh Lebih dari 150 Teroris Dukungan Turki dalam 72 Jam Terakhir.

Situs berita al-Rai al-Youm melaporkan bahwa ini pertama kalinya Tahrir al-Sham al-Hay’at (Dewan Pembebasan Levant atau Jabhat Al-Nusra) menggunakan rudal anti-pesawat di Suriah Utara , dan menegaskan bahwa jika terbukti Turki telah memasok rudal anti-pesawat kepada para teroris, maka Ankara telah memasuki perang langsung dengan tentara Suriah dan Rusia.

Laporan itu juga menambahkan bahwa Rusia telah menghentikan perundingan dengan Ankara mengenai masalah-masalah militer di tengah ketegangan baru-baru ini di provinsi Idlib, yang melihat dukungan Turki kepada kelompok-kelompok teroris di zona de-eskalasi.

Laporan yang relevan mengatakan awal pekan ini bahwa Rusia telah memperingatkan Turki bahwa pihaknya akan memberikan dukungan militer kepada milisi Kurdi di Aleppo Utara, jika Ankara terus memasok senjata dan peralatan kepada para teroris melawan tentara Suriah di provinsi Idlib.

Situs berita Al-Rai al-Youm mengutip sebuah sumber informasi yang mengatakan pada hari Jumat bahwa Ankara telah menerima peringatan yang jelas dari Moskow, setelah memperluas dukungan militer untuk Tahrir al-Sham dan kelompok teroris lainnya dalam serangan terhadap tentara Suriah di Hama Utara dan Selatan Idlib.

Al-Rai Al-Youm juga menambahkan bahwa Moskow telah memperingatkan Ankara bahwa jika pasokan senjata dan peralatan berlanjut kepada para teroris di Idlib, maka Rusia akan memberikan pasukan Kurdi dengan dukungan militer di Tal Rafa’at.

Berdasarkan laporan itu, kelompok teroris Faylaq al-Sham yang didukung Ankara menerima senjata, peralatan militer dan amunisi dari Turki serta memasok di antara kelompok-kelompok teroris di berbagai front di Suriah Utara. [ARN]

Iklan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: