News Ticker

Ledakan Hantam Dua Kapal Tanker Minyak di Laut Oman

Arrahmahnews.com, OMAN – Media-media Timur Tengah melaporkan bahwa dua kapal tanker minyak dilanda ledakan di Laut Oman.

Televisi Al-Alam mengutip sumber-sumber lokal di Oman, mengatakan bahwa dua ledakan berturut-turut terdengar di Laut Oman – juga disebut Teluk Oman – pada Kamis pagi.

Sumber-sumber mengatakan ledakan itu disebabkan oleh serangan terhadap kapal tanker, menurut laporan itu.

Sumber-sumber lokal juga mengatakan kapal-kapal tanker itu telah mengirim panggilan darurat ke negara-negara di pesisir Laut Oman, tambah laporan itu.

Peristiwa serangan terjadi dekat Selat Hormuz, jalur air strategis yang dilalui hampir sepertiga dari semua minyak yang diperdagangkan melalui jalur laut.

Reuters, mengutip empat sumber pengiriman dan perdagangan, mengatakan dua tanker – yang diidentifikasi sebagai Front Altair berbendera Kepulauan Marshal dan Kokuka yang berbendera Panama – menjadi target serangan di Teluk Oman, dan semua kru telah dievakuasi dari kapal.

Para kru selamat

Pekerja penyelamat Iran bergegas membantu dua kapal tanker minyak yang dilanda kecelakaan di Laut Oman, memindahkan semua 44 awak mereka ke pantai selatannya, IRNA melaporkan.

Armada Kelima Angkatan Laut AS yang bermarkas di Bahrain mengatakan kepada Reuters bahwa pasukan angkatan lautnya membantu tanker di Teluk Oman setelah menerima dua panggilan darurat.

“Kami menyadari serangan yang dilaporkan terhadap tanker di Teluk Oman. Pasukan Angkatan Laut AS di wilayah tersebut menerima dua panggilan marabahaya secara terpisah pada pukul 6:12 pagi waktu setempat dan yang kedua pukul 7:00 pagi,” kata Joshua Frey dari Armada Kelima.

Kapal tanker Kokuka Courageous rusak dalam insiden itu, juru bicara manajer kapal BSM Ship Management (Singapura) mengatakan.

“Kokuka tetap berada di area itu dan tidak dalam bahaya tenggelam. Kargo metanol utuh,” kata juru bicara itu.

Kapal itu berjarak sekitar 14 mil dari laut Iran dan sekitar 70 mil dari laut Fujairah, tempat sejumlah kapal komersial menjadi sasaran operasi sabotase pada bulan lalu.

Perusahaan pelayaran Norwegia, Frontline, juga mengkonfirmasi bahwa kapal tanker minyaknya, Front Altair, terbakar setelah sebuah insiden di Teluk Oman, surat kabar Norwegia (VG) mengutip juru bicara perusahaan.

Semua 23 anggota awak dibawa ke tempat yang aman oleh kapal terdekat, kata jurubicara itu.

Sebelumnya, Associated Press melaporkan bahwa Operasi Perdagangan Maritim Inggris – yang dijalankan oleh angkatan laut Inggris – memperingatkan bahwa insiden yang tidak ditentukan telah terjadi di laut dan mendesak “kehati-hatian yang ekstrim.”

Dalam laporan lain, surat kabar pengapalan Tradewinds mengutip sumber-sumber industri yang tidak disebutkan namanya, bahwa sebuah kapal tanker minyak milik Norwegia Frontline telah ditabrak oleh torpedo di lepas pantai Fujairah di Uni Emirat Arab. (ARN)

Iklan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: