News Ticker

Jepang Tak Percaya Tuduhan AS bahwa Iran Serang Tankernya di Laut Oman

Arrahmahnews.com, TOKYO – Pemerintah Jepang meminta Amerika Serikat memberi bukti konkret untuk mendukung tuduhan mereka bahwa Iran yang harus disalahkan atas serangan terhadap dua tanker di dekat Selat Hormuz pada hari Kamis, sumber-sumber pemerintah Jepang mengatakan hal ini pada hari Minggu (16/06) sebagaiman dikutip media negara itu.

Permintaan itu datang setelah Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo memberikan pernyataan beberapa jam setelah serangan yang menyalahkan Iran tetapi tanpa memberi bukti. Departemen Pertahanan kemudian merilis sebuah video yang memperlihatkan sebuah kapal patrol yang disebut milik Iran yang diduga memindahkan sebuah ranjau tidak meledak yang melekat pada sisi kapal tanker yang dioperasikan oleh Jepang, Kokuka Courageous.

Baca: Rusia Minta Semua Pihak Tak Buru-buru Ambil Kesimpulan tentang Insiden Laut Oman

Tetapi para pejabat pemerintah Jepang menurut sumber yang dikutip Japan Today, tetap merasa tidak yakin.

“Penjelasan A.S. tidak membantu kami melampaui spekulasi,” kata seorang pejabat senior pemerintah.

“Jepang mencari bukti yang lebih konkrit melalui berbagai saluran, termasuk Menteri Luar Negeri Taro Kono yang kemungkinan telah mengajukan permintaan itu saat melakukan panggilan dengan mitranya pada hari Jumat,” kata sumber tersebut.

Pompeo mengatakan dalam konferensi pers hari Kamis bahwa penilaian Amerika Serikat didasarkan pada “intelijen mereka, senjata yang digunakan, tingkat keahlian yang diperlukan untuk melaksanakan operasi, serangan Iran baru-baru ini pada pengiriman yang sama, dan fakta bahwa tidak ada kelompok proxy yang beroperasi di daerah tersebut memiliki sumber daya dan kemampuan untuk bertindak dengan tingkat kecanggihan yang tinggi semacam itu.”

Baca: Diplomat Arab: Israel Dibalik Serangan Kapal Tanker di Laut Oman

Sumber yang dekat dengan Perdana Menteri Shinzo Abe mengatakan, “Ini bukan bukti pasti bahwa pelakunya adalah Iran.”

“Bahkan jika Amerika Serikat yang membuat pernyataan semacam itu, kita tidak bisa langsung mengatakan bahwa kita mempercayainya,” katanya.

Jika memiliki keahlian yang cukup canggih untuk melakukan serangan itu bisa menjadi alasan untuk menyimpulkan bahwa penyerang itu adalah Iran, “Itu akan berlaku untuk Amerika Serikat dan Israel juga,” kata seorang sumber di Kementerian Luar Negeri.

Serangan terjadi sekitar waktu Abe bertemu dengan Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei di Teheran.

“Serangan-serangan itu sangat memengaruhi reputasi perdana menteri ketika dia berusaha menjadi penengah antara Amerika Serikat dan Iran,” kata sumber yang dekat dengan perdana menteri itu. “Ini adalah masalah serius, dan membuat kesalahan ketika menentukan fakta-fakta ini tidak diizinkan.”

Pemerintah Jepang sejauh ini menahan diri untuk tidak mengomentari siapa yang bertanggung jawab atas serangan itu. (ARN)

Iklan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: