NewsTicker

TRAGIS! Cucaca Panas, Hampir 100 Anak di India Tewas

Arrahmahnews.com, BIHAR – Setidaknya 100 anak telah meninggal bulan ini di negara bagian Bihar, India timur, karena penyakit yang merusak fungsi otak, terkait suhu yang meningkat tajam di musim panas.

“Ensefalitis yang umumnya dikenal sebagai radang otak, telah menyebabkan kematian 97 anak, dan 146 lainnya telah dirawat karena penyakit itu,” ungkap Shailesh Prasad Singh, seorang pejabat medis di distrik Muzaffarpur, negara bagian Bihar, Senin (16/06).

Penyakit ini disebabkan oleh salah satu dari sejumlah virus, dan terjadi dalam wabah musiman setiap musim panas ketika suhu meningkat tajam. Gejalanya meliputi demam tinggi, muntah dan, dalam kasus yang parah, kejang, kelumpuhan, serta koma.

Baca: Gelombang Panas Memakan 13 Korban Jiwa Di Pakistan

“Tidak ada fasilitas yang baik di sini,” Sunil Ram, ayah dari seorang anak yang meninggal, mengatakan kepada mitra Reuters, ANI, di luar rumah sakit yang dikelola pemerintah pada hari Minggu. “Seandainya fasilitasnya bagus, dia tidak akan meninggal.”

Menteri Kesehatan India Harsh Vardhan mengunjungi daerah itu pada hari Minggu untuk menilai situasi. Ia berjanji bahwa pemerintah nasional akan memberikan “semua bantuan yang mungkin” kepada otoritas lokal untuk merawat anak-anak yang sakit tersebut.

Lima tahun lalu, wabah serupa menewaskan sekitar 380 orang di Bihar, negara bagian terpadat ketiga di India.

Para pengunjuk rasa berkumpul di New Delhi menuntut intervensi segera oleh pemerintah pusat di Bihar.

Pada Agustus 2017, India menyaksikan wabah ensefalitis yang terkenal di kota Gorakhpur di negara bagian Uttar Pradesh. Lebih dari 30 anak meninggal selama dua hari di satu rumah sakit setelah kehabisan oksigen. (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: