News Ticker

Analis: Serangan Balasan Houthi Benar-benar Permalukan Saudi

eba63d07-aaad-4451-b772-897005163e62 Analis: Serangan Balasan Houthi Benar-benar Permalukan Saudi

Arrahmahnews.com, TORONTO – Serangan balasan pasukan Houthi Yaman telah benar-benar mempermalukan Arab Saudi dan membuat mereka tidak percaya diri. Pernyataan ini disampaikan seorang analis, penulis dan jurnalis, yang berbasis di Kanada, Eric Walberg, menanggapi serangan terbaru Houthi ke wilayah-wilayah di Arab Saudi.

“Houthi mendapatkan rasa hormat dunia atas ketangguhan mereka, dan Saudi benar-benar dipermalukan oleh serangan balasan Yaman,” ujar analis politik tersebut dalam sebuah wawancara dengan Press TV, Kamis (20/06).

Pasukan Yaman melanjutkan serangan balasan mereka dalam menanggapi perang mematikan Arab Saudi. Menurut media Yaman, pasukan Ansharullah menyerang sebuah pembangkit listrik di provinsi Jizan barat daya Arab Saudi dengan rudal jelajah.

Baca: Yaman Ancam Serang Bandara dan Pelabuhan UEA

Menjawab klaim Saudi yang berkali-kali menyebut berhasil mencegat rudal Yaman, Walberg mengatakan bahwa serangan demi serangan balasan yang terus mengenai target-target di Arab Saudi ini telah membuat kerajaan menjadi semakin tidak percaya diri, dan karenanya kemudian mereka sibuk menyangkal dan membuat klaim palsu soal keberhasilan mencegat serangan-serangan tersebut.

Walberg juga mengatakan bahwa Arab Saudi dengan dukungan senjata canggih dari sekutu Eropa dan Amerikanya telah membombardir dan menyerang Yaman habis-habisan dalam upaya mengendorkan perlawanan Houthi, namun serangan-serangan itu telah meluluh lantakkan berbagai fasilitas sipil di Yaman, kecuali markas Houthi itu sendiri.

Arab Saudi bersama koalisi Arab dan dukungan persenjataan canggih sekutu Eropa dan Amerikanya telah menyerang Yaman sejak Maret 2015 dengan tujuan mengembalikan sekutunya mantan Presiden Abd Rabbuh Mansour Hadi kembali ke kursi kekuasaan dan menghancurkan gerakan Houthi Ansharullah.

Baca: Yaman Serang Pembangkit Listrik Saudi dengan Rudal Jelajah

Memasuki tahun kelima perang tak seimbang ini, Koalisi belum berhasil mencapai tujuannya. Serangan membabi buta Arab Saudi ke berbagai fasilitas dan pemukiman sipil, disertai blokade darat, laut dan udara ke Yaman telah menewaskan dan melukai 600.000 warga sipil dan membawa negara miskin itu ke dalam krisis kemanusiaan terburuk di dunia. (ARN)

Iklan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: