News Ticker

Militer Sudan Janjikan Pemilu dalam Satu Tahun Masa Transisi

Arrahmahnews.com, KHARTOUM – Dewan Militer Transisi Sudan (TMC) menegaskan kembali pada hari Kamis (20/06) bahwa mereka akan menyelenggarakan pemilihan umum dalam waktu satu tahun.

“Koalisi Kebebasan dan Perubahan (FCC) menyerukan periode transisi empat tahun tetapi kami bersikeras pada periode transisi selama setahun,” kata Mohamed Hamdan Daglo, wakil ketua TMC, dalam pertemuan lokal di ibukota Khartoum sebagaimana dilaporkan Anadolu.

“Kami tidak akan membentuk pemerintahan teknokrat sampai konsensus dengan semua partai politik tercapai,” kata Daglo.

Baca: Analis: Israel, Amerika Serikat Dibalik Krisis Parah di Sudan

Ia melanjutkan dengan mengatakan bahwa TMC ingin mencapai “solusi komprehensif tanpa pengecualian,” menambahkan bahwa Uni Afrika (AU) dan masyarakat internasional dapat “terlibat” dalam memantau pemilu.

FCC, bagaimanapun, menyerukan dalam berbagai kesempatan pada TMC untuk menyerahkan kekuasaan kepada pemerintah sipil “sepenuhnya”.

Pada hari Rabu, TMC mengatakan siap untuk melakukan pembicaraan dengan oposisi di tengah ketegangan sejak penggulingan Presiden Omar al-Bashir.

Sudan masih berada dalam gejolak sejak 11 April, ketika militer menggulingkan Bashir setelah berbulan-bulan protes rakyat terhadap kekuasaannya selama 30 tahun.

Baca: 40 Mayat Korban Kekerasan Militer Sudan Ditemukan di Sungai Nil

TMC sekarang mengawasi “masa transisi” di mana mereka berjanji untuk mengadakan pemilihan presiden yang bebas.

Dewan militer pada Hari Selasa mengatakan bahwa mereka akan menyusun pemerintahan teknokrat transisi.

Protes di seluruh negeri, bagaimanapun, terus menuntut agar TMC menyerahkan kekuasaan secepat mungkin kepada otoritas sipil. (ARN)

Iklan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: