NewsTicker

Trump Berterima Kasih Teheran Tak Tembak Pesawatnya yang Langgar Wilayah Iran

Arrahmahnews.com, WASHINGTON – Dalam nada bicara yang tak biasa, Presiden AS Donald Trump memuji Iran karena tidak menembak jatuh sebuah pesawat dengan 38 orang di dalamnya yang melanggar wilayah negara itu bersamaan dengan drone pengintai AS yang diputuskan untuk ditembak jatuh pada hari Kamis.

Trump membuat komentar tersebut sehari setelah Iran mengumumkan bahwa pasukannya menahan diri dari menembak jatuh pesawat berawak yang menyertai pesawat mata-mata Amerika yang ditembak jatuh di Teluk Persia setelah menyusup ke wilayah udara Iran.

“Ada pesawat dengan 38 orang kemarin, apakah kalian melihat itu? Saya pikir itu cerita besar. Mereka melihatnya dan tidak menembak jatuh. Saya pikir mereka sangat bijaksana untuk tidak melakukan itu. Dan kami menghargai bahwa mereka tidak melakukan itu. Saya pikir itu adalah keputusan yang sangat bijaksana, “kata Trump kepada wartawan.

Baca: IRGC: Iran Tidak Segan Tembak Drone AS Jika Ulangi Pelanggaran

Korps Pengawal Revolusi Islam (IRGC) Iran mengumumkan pada hari Kamis bahwa pasukan pertahanan udaranya telah menembak jatuh drone pengintai Amerika yang menyusup ke provinsi pesisir selatan negara itu, Hormozgan.

IRGC mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa pesawat tak berawak Global Hawk buatan AS dijatuhkan oleh Angkatan Udara di dekat wilayah Kouh-e Mobarak, yang berada di distrik pusat Jask, setelah pesawat itu melanggar wilayah udara Iran.

Unit Dirgantara IRGC pada hari Jumat kemudian merilis foto-foto pertama dari puing-puing pesawat mata-mata AS yang jatuh.

Baca: Meski Sanggup, Iran Pilih Tak Tembak Pesawat AS dengan 35 Kru di Dalamnya

Ini menunjukkan bagian-bagian dari pesawat tak berawak yang hancur, menyangkal klaim sebelumnya oleh AS bahwa pesawat tak berawak itu terbang di atas perairan internasional, dan tidak melanggar wilayah udara Iran.

“Bersama dengan drone AS, ada juga pesawat P-8 Amerika dengan 35 orang di dalamnya,” Amir Ali Hajizadeh, komandan Divisi Aerospace IRGC mengatakan kepada wartawan pada hari Jumat.

“Pesawat ini juga memasuki wilayah udara kami dan kami dapat menargetkannya, tetapi kami tidak melakukannya karena tujuan kami di belakang menembakkan pesawat tak berawak Amerika adalah untuk memberi peringatan kepada pasukan teroris Amerika,” tambah Hajizadeh. (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: