NewsTicker

Trump Umumkan Sanksi Baru atas Iran Berlaku Mulai Senin

Arrahmahnews.com, WASHINGTON – Trump mengumumkan bahwa tindakan militer terhadap Teheran masih di atas meja setelah Iran menjatuhkan drone AS. Pernyataan tersebut mengikuti pengumuman terpisah dari presiden, di mana ia menyatakan bahwa putaran sanksi anti-Iran akan dilaksanakan sebagai cara untuk mencegah Teheran mengembangkan senjata nuklir.

Trump dalam tweet-nya mengatakan bahwa sanksi terbaru atas Iran akan dikenakan pada 24 Juni.

“Kami menempatkan sanksi tambahan besar pada Iran pada hari Senin. Saya menantikan hari ketika sanksi lepas dari Iran, dan mereka menjadi negara yang produktif dan makmur lagi,” ujarnya.

BacaKepala Intelijen Saudi Lobi Inggris untuk Serang Iran

Presiden AS sekali lagi mengkritik “rencana Obama yang mengerikan”, merujuk pada perjanjian JCPOA 2015, yang juga dikenal sebagai kesepakatan nuklir Iran.

Pada hari Sabtu, Trump menjuluki rencananya dengan kalimat “Mari kita buat Iran hebat lagi,” saat berbicara kepada wartawan di luar Gedung Putih.

Ketegangan antara AS dan Iran meningkat menyusul jatuhnya pesawat tak berawak mata-mata AS pada Kamis oleh Iran.

Komandan CENTCOM Angkatan Udara AS Joseph Guastella mengatakan kepada wartawan pada hari Kamis bahwa klaim Teheran mengenai pesawat tak berawak RQ-4 Amerika salah, dan menyatakan bahwa pesawat tak berawak itu tidak melanggar wilayah udara Iran.

Baca: Lavrov ke Pompeo: Program Nuklir Iran untuk Tujuan Damai

Panglima IRGC Mayor Jenderal Hossein Salami mengatakan pada hari Kamis bahwa jatuhnya pesawat tak berawak adalah “pesan yang jelas” ke Washington bahwa Teheran akan “bereaksi kuat” terhadap segala agresi.

CENTCOM mengklaim bahwa jatuhnya pesawat tak berawak adalah upaya untuk mengganggu kemampuan AS untuk memantau wilayah tersebut menyusul ancaman baru-baru ini terhadap pelayaran internasional dan arus perdagangan bebas.

Setelah kejadian itu, kedua belah pihak merilis peta jalur penerbangan drone. Sementara peta dari Teheran menunjukkan bahwa kendaraan udara tak berawak (UAV) berada di wilayah udara Iran, peta AS mengklaim bahwa itu berada di wilayah udara internasional di atas Selat Hormuz.

Pada hari Jumat, Trump mengumumkan bahwa ia telah mencabut intruksi “pembalasan” terhadap tiga lokasi di Iran, 10 menit sebelum dilakukan. (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: