News Ticker

Mantan Penasehat KPK Gelar Aksi Halal Bihalal Akbar 212 depan MK Hari Ini

Abdullah Hehamahua Mantan Penasehat KPK Gelar Aksi Halal Bihalal Akbar 212 depan MK Hari Ini

Arrahmahnews.com. Jakarta – Waspada demo berkedok Halal Bihalal hari ini di depan Gedung Mahkamah Konstitusi (MK) yang dikoordinir salah satunya oleh Mantan penasihat KPK, Abdullah Hehamahua, dia membenarkan bakal menggelar Halal Bihalal 212 di sekitar gedung Mahkamah Konstitsi.

Sebelumnya, beredar sebuah poster tentang Halal Bihalal Akbar 212. Dalam poster tersebut, dituliskan aksi tersebut merupakan aksi super damai, berzikir, berdoa, serta bersalawat mengetuk pintu rahmat mulai Senin (24/6) hingga Jumat (28/6) di seluruh ruas jalan sekitar MK.

Baca: Saiful Huda ‘Semprot’ Kuasa Hukum Prabowo-Sandi “Jangan Ngawur ya Bambang”

Pada poster itu pula, dituliskan bahwa koordinator lapangan aksi tersebut adalah Abdullah Hehamahua, Bernard Abdul Jabbar dan Asep Syaripudin.

“Insyaallah (akan menggelar halal bihalal),” kata Hehamahua seperti dilansir CNNIndonesia.com, Minggu (23/6).

Hehamahua juga membenarkan aksi itu bakal digelar selama lima hari, yakni mulai Senin (24/6) hingga Jumat (28/6).

Menurutnya, aksi itu dilakukan guna memberikan dukungan moril kepada sembilan hakim MK selama proses persidangan hingga proses pengambilan keputusan.

Baca: Wahyu Sutono: Ambigu Tom Power dan Kuasa Hukum Prabowo

“Kita akan memberi dukungan moril kesembilan anggota MK agar mereka secara berani dan independen menegakkan keadilan dan kebenaran tanpa takut terhadap ancaman manapun yang dilakukan oleh siapa pun,” tuturnya.

“Jadi selama sidang MK, kami datang untuk memberi dukungan moral tersebut,” imbuh Hehamahua.

Sementara itu, terkait jumlah massa yang akan ikut halal bihalal tersebut, Hehamahua masih belum bisa memprediskinya.

“Soal massa tidak bisa diprediksi karena namanya juga halal bi halal,” ucapnya.

Baca: Ninoy Karundeng: Lagi-lagi PKS Khianati Prabowo

Sebelumnya, polisi menegaskan melarang aksi massa yang dilakukan di depan gedung Mahkamah Konstitusi. Dan pihak kepolisian akan merazia massa dari luar daerah yang memasuki Jakarta.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Argo Yuwono pelarangan tersebut berkaca pada aksi massa yang berakhir rusuh di depan Gedung Bawaslu pada 21-22 Mei lalu.

“Meski disebutkan aksi super damai tetap saja ada perusuhnya, diskresi kepolisian disalahgunakan. Silakan halal bihalal dilaksanakan di tempat yang lebih pantas seperti di gedung atau di rumah masing-masing,” tutur Argo saat dikonfirmasi, Minggu (23/6). (ARN)

Iklan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: