NewsTicker

Amerika, Israel dan Turki Bertanggung Jawab atas Hancurnya Jaringan Pipa Minyak Suriah

MOSKOW – Surat kabar terkemuka Rusia menganggap AS, Israel dan Turki bertanggung jawab atas penghancuran jaringan pipa minyak Suriah di Mediterania Timur baru-baru ini.

Kantor berita RT yang mengutip surat kabar Eurasia Daily Rusia, melaporkan bahwa gambar-gambar yang dirilis setelah penghancuran jaringan pipa minyak di dekat kilang Baniyas Suriah, Mediterania, menunjukkan bahwa pipa-pipa itu dihancurkan secara sengaja.

Laporan itu menambahkan bahwa mengingat pentingnya pipa ini yang mentransfer minyak mentah ke kilang Baniya sebagai sumber energi utama Suriah, Israel atau AS telah memulai tindakan sabotase terhadapnya.

Laporan itu juga mengatakan bahwa Turki merupakan salah satu tersangka di balik ledakan untuk membalas serangan tentara Suriah di daerah-daerah yang diduduki oleh Ankara di Idlib.

Pipa minyak Suriah di Mediterania Timur baru-baru ini diserang.

Setidaknya lima pipa minyak diserang selama akhir pekan. Namun, tidak ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab.

“Kami diberi tahu kemarin tentang kebocoran minyak di Baniyas. Penyelam spesialis dari perusahaan minyak Suriah menyelidiki dan menemukan jejak kerusakan eksternal pada lima pipa,” kata Kementerian Perminyakan Suriah dalam sebuah pernyataan pada hari Minggu. [ARN]

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: