NewsTicker

Hamas Kecam Komentar Menlu Bahrain Tentang Israel

Arrahmahnews.com, BAHRAIN – Seorang anggota senior Biro Politik Hamas mengecam komentar Menteri Luar Negeri Bahrain Khalid bin Ahmed Al-Khalifa bahwa ‘Israel’ adalah “negara yang akan tinggal” di wilayah yang harus diakui.

Mousa Abu Marzook dalam akun Twitter-nya, mengatakan bahwa seruan Menlu Bahrain untuk pengakuan seperti itu oleh negara-negara Arab membuktikan bahwa tujuan dari pertemuan “Peace to Prosperity” di Manama adalah untuk menghancurkan hak-hak Palestina dan menormalkan hubungan dengan Zionis Israel. Pejabat Hamas menegaskan kembali penolakannya terhadap konferensi Manama tersebut.

BacaBuntut KTT Manama, Kedubes Bahrain di Irak Diserbu Sejumlah Pendemo

Menurut Menteri Luar Negeri Bahrain pada hari Rabu, konferensi Manama bisa menjadi “game changer”. Berbicara kepada saluran TV Israel, Al-Khalifa menambahkan bahwa KTT Manama bisa seperti kunjungan Presiden Mesir Anwar Sadat ke Yerusalem yang diduduki pada tahun 1977, yang membuka jalan bagi Kesepakatan Camp David dan normalisasi hubungan antara Mesir dan Israel. Dia mengkonfirmasi bahwa negaranya mengakui hak negara Israel dan menginginkan “perdamaian” dengan Tel Aviv. (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: