Ratu Belanda Tuai Kecaman Pasca Temui Putra Mahkota Saudi

Arrahmahnews.com, AMSTERDAM – Seorang pejabat PBB pada hari Sabtu (29/06) bergabung dengan para anggota parlemen Belanda untuk mengkritik Ratu Maxima atas pertemuan yang diadakannya dengan Pangeran Mahkota Saudi Mohammed bin Salman di sela-sela KTT G-20 di Osaka minggu ini.

Pelapor PBB tentang eksekusi di luar proses hokum, Agnes Callamard, mengatakan kepada surat kabar Algemeen Dagblad, bahwa merupakan hal yang “lebih dari mengecewakan” karena ratu Belanda tampaknya tidak mengangkat soal pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi dalam pembicaraan dengan pangeran Saudi itu.

“Adalah sesuatu (baginya) untuk bertemu pria ini, dan adalah sesuatu yang lain untuk tetap diam,” kata Callamard mengutip perkataannya.

Baca: Trump Tolak Rekomendasi PBB Usut Pembunuhan Khashoggi, Selamatkan Hubungan dengan Saudi

Callamard sebelumnya telah menulis laporan PBB yang menemukan bahwa para pejabat tingkat tinggi Saudi, termasuk Putra Mahkota Salman, harus diselidiki atas pembunuhan Khashoggi pada Oktober 2018 di sebuah konsulat Saudi di Istanbul.

Reuters menyebut Kerajaan Belanda belum bisa dihubungi untuk dimintai komentar, tetapi media setempat mengutip pernyataan dari para bangsawan yang membenarkan bahwa pertemuan itu telah terjadi. Ia menambahkan bahwa sudah menjadi kewajiban bagi ratu untuk bertemu putra mahkota karena Arab Saudi akan menjadi tuan rumah G-20 berikutnya.

Maxima, seorang Argentina yang menikah dengan putra mahkota Belanda pada tahun 2002, telah berpidato di G-20 di Jepang tentang pemberdayaan wanita.

Baca: Pakar PBB: Bukti Kredibel Tunjukkan Putra Mahkota Saudi Pembunuh Khashoggi

Pusat Komunikasi Internasional Saudi menerbitkan foto pertemuan mereka di Twitter, mengatakan bahwa banyak topik yang dibahas selama percakapan mereka.

Komentar Callamard ini menyusul kritik langka terhadap bangsawan oleh anggota parlemen Belanda, beberapa di antaranya mengatakan mereka akan membahas masalah ini untuk dibahas di parlemen pada hari Senin esok (01/07).

“Siapa pun yang menyetujui pembicaraan antara Maxima dan putra mahkota Saudi ini tidak mengerti apa-apa tentang diplomasi dan bahkan kurang mengerti tentang bagaimana hubungan masyarakat yang baik,” kata Sjoerd Sjoerdsma dari Partai D-66 sentris, anggota koalisi pemerintahan, dalam sebuah pernyataan di Twitter. (ARN)

About Arrahmahnews 29472 Articles
Media Aktual, Tajam dan Terpercaya

Be the first to comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.