NewsTicker

Serangan Drone Yaman Paksa Saudi Hentikan Penerbangan di Bandara Jizan

Arrahmahnews.com YAMAN – Para pejabat Arab Saudi dipaksa untuk menangguhkan lalu lintas udara di bandara Jizan setelah serangan drone Yaman sebagai pembalasan atas perang dan blokade berkelanjutan koalisi pimpinan Saudi atas negara miskin itu.

Brigadir Yahya Saree, juru bicara Angkatan Bersenjata Yaman, mengatakan bahwa serangan pesawat tak berawak Qasif-2K oleh Angkatan Udara Yaman pada hari Kamis, menghancurkan sejumlah sasaran di Bandara Jizan.

Menurut televisi Al Masirah, lalu lintas udara masih tetap ditangguhkan hingga Jum’at dan belum ada pemberitahuan kapan akan dibuka kembali.

Serangan itu merupakan bukti kekuatan pasukan perlawanan Yaman dalam menanggapi perang Saudi selama bertahun-tahun, yang telah menewaskan ribuan orang sejak dimulai pada Maret 2015.

BacaYaman Ancam Serang Bandara dan Pelabuhan UEA.

Gerakan Houthi Ansarullah sejauh ini telah melakukan beberapa serangan drone dan rudal profil tinggi terhadap sasaran vital di seluruh Arab Saudi, dan berhasil melewati pertahanan udara canggih kerajaan yang sebagian besar disediakan oleh AS.

“Yaman memiliki teknik-teknik canggih, dan sistem pertahanan udara AS yang tersebar di seluruh Arab Saudi, tidak dapat mencegatnya,” kata Saree.

Dia juga menyatakan bahwa rudal balistik Yaman, rudal jelajah, dan drone dapat mencapai target apa pun di Arab Saudi, dan serangan tidak akan terbatas pada Najran, Jizan, dan Asir yang lebih dekat ke wilayah Yaman.

Dia juga memperingatkan bahwa Yaman akan memperluas serangannya hingga ke jantung kota Arab Saudi dan Uni Emirat Arab.

Jenderal itu juga menegaskan bahwa Yaman memiliki kemampuan untuk terus memproduksi rudal dan pesawat tanpa awak meskipun ada blokade udara dan maritim oleh Arab Saudi dan sekutunya.

Saree juga menggarisbawahi “hak dan legitimasi penuh” Yaman dalam menanggapi agresi. [ARN]

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: